Sayap Kanan Israel: Kami Tak Akan Dukung Kedaulatan Palestina

Menteri Keadilan Israel, Ayelet Shaked menegaskan bahwa Israel tidak akan menyerahkan sejengkal tanah kepada Palestina.

BY Mohamed AlhirtaniEdited Sun,26 Jan 2020,12:33 PM

Tel Aviv, SPNA – Menteri Keadilan Israel, Ayelet Shaked menegaskan bahwa Israel tidak akan menyerahkan sejengkal tanah kepada Palestina.

Hal ini disampaikan wakil partai sayap kanan Israel tersebut mengomentari Deal of Century Donald Trump yang direncanakan akan diumumkan pekan ini.

"Kami tak mengetahui rincian Deal of Century, namun kami tegaskan,  kami tidak akan memberikan sejengkal tanah untuk Palestina. Tanah kami ada milik kami. Kami juga tidak akan mengakui kedaulatan Palestina. Bagi kami Palestina dapat membahayakan Israel. Kami tidak akan membiarkan mereka berdiri, '' tukasnya dalam wawancara dengan Channel 12 Israel (25/01/2020) seperti dikutip i24News.

Mantan Menteri Keadilan Israel tersebut menilai bahwa Deal of Century adalah kesempatan emas bagi Israel untuk mencaplok lembah Yordania dan memberlakukan hukum Israel di permukiman Tepi Barat.

Kamis lalu, Donald Trump menyatakan akan mendeklarasikan Deal of Century untuk mengakhiri konflik antara Palestina dan Israel.

Setelah Pasukan Pendudukan Israel melaporkan siaga satu di Tepi Barat  pasca pernyataan Trump.

Kepala Staf Angkatan Darat, Avichai Kovachi menghentikan sidang militer dan menambah pasukan di Tepi Barat khususnya lokasi permukiman ilegal Israel.

Sementara itu Netanyahu dilaporkan terbang ke Washignton atas undangan Trump guna membahas Deal of Century yang diprediksi akan diumumkan  28 Januari mendatang.

Trump juga mengundang Benny Gantz, pesaing Netanyahu dalam pemilu mendatang ke Washington.

Netanyahu sebelum bertolak ke Washington mengatakan bahwa Deal of Century adalah kesempatan emas yang tidak akan terulang kembali di masa yang akan datang.

 

Sejumlah pihak mengatakan bahwa inisatif perdamaian AS tersebut merugikan pihak Palestina. Pemerintah Palestina dalam pertemuan darurat yang digelar di Ramallah menolak keras Deal of Century, seperti dilaporkan Rt Rabic (26/01/2019).

Sekjen Dewan Inisiatif Nasional Palestina menegaskan bahwa  Deal of Century diciptakan oleh lalu diajukan dengan cover Amerika Serikat. Tujuan dari Deal of Century tak lain adalah menghapus seluruh hak-hak kebangsaan Palestina.

Pemerintah Palestina juga menuntut Israel bertanggung jawab atas akibat yang terjadi jika Deal of Century benar-benar dilaksanakan.

(T.RS/S:i24News)

leave a reply