Demonstrasi Tolak Deal of Century di Depan Kedubes AS di Austria

Aksi yang dimotori Komisi Buruh Palestina di Austria tersebut menuntut agar AS berhenti mendukung pendudukan terhadap Palestina serta pembangunan hunian illegal di wilayah yang diduduki di Tepi Barat, Senin (03/02).

BY Mohamed AlhirtaniEdited Tue,04 Feb 2020,11:19 AM

Vienna, SPNA – Puluhan warga Austria gelar demonstrasi tolak Kesepakatan Abad Ini didepan Kedubes AS.

 

Aksi yang dimotori Komisi Buruh Palestina di Austria tersebut menuntut agar AS berhenti mendukung pendudukan terhadap Palestina serta pembangunan hunian illegal di wilayah yang diduduki di Tepi Barat, Senin (03/02).

 

"AS tidak dapat memberikan sesuatu yang tidak mereka punya.  Gedung Putih harus segera berhenti mendukung Israel, '' seru Munzir Mari, anggota Dewan Nasional Palestina.

 

Munzir juga meminta agar Yayasan dan Lembaga Palestina dan Austria agar terus menyuarakan hak Palestina didepan Kedubes AS di Vienna.

 

Deal of Century yang digagas Donald Trump untuk perdamaian di Timur Tengah menetapkan Yerusalem ibukota bersatu bagi Israel.

 

Berdasarkan rencana Trump, ibukota Palestina akan dipindahkan di lingkungan Arab di sisi timur tembok pemisah Al-Quds yang terpisah dari seluruh wilayah Al-Quds lainnya. Wilayah tersebut mencakup Kafr Aqab, Abu Dis dan Shuafat. Palestina dapat menamai wilayah tersebut dengan "Al-Quds" menggunakan istilah

 

Sementara untuk situs suci di Al-Quds akan tetap berada dibawah kuasa Israel, termasuk Masjid Al-Aqsa.

 

Presiden Palestina Mahmoud Abbas, menyatakan penolakan keras terhadap solusi damai yang digagas oleh AS yang dikenal dengan Deal of Century.

 

Abbas juga menyerahkan Al-Quds agar menjadi ibukota Israel serta memutuskan hubungan dengan Israel.

 

Dalam sidang darurat Kementerian Luar Negeri Arab di Ramallah (02/02), Abbas menegaskan: "Saya tidak akan menyerahkan Al-Quds kepada Israel. Saya tidak mau jika sejarah mencatat bahwa saya menjual Al-Quds kepada zionis."

 

Presiden Palestina yang menjabat sejak 2005 ini menegaskan bahwa Palestina akan setia mendukung perdamaian. Dia menyerukan dunia internasional agar menekan Israel  untuk tunduk terhadap hukum.

 

Dia  juga menegaskan tidak akan menerima Amerika Serikat sebagai mediator satu-satunya perdamaian antara Palestina dan Israel.  

 

(T.RS/S:Maannews)

leave a reply
Posting terakhir