496 Warga Palestina Ditangkap Selama Januari, Sebagian Tahanan Alami Penyiksaan Fisik

Lembaga Peduli Tahanan dan HAM Palestina, dalam laporan bersama mengatakan bahwa Israel menangkap 245 warga Palestina dari kota suci Al-Quds, sementara 30 lainnya dari Ramallah, 70 dari Khalil, 43 dari Jenin, 32 dari Betlehem,14 dari Nablus, 10 dari Tulkarem, 21 dari Qalqiliya, dan 10 dari Tobas, 11 dari Yerikho, satu dari Silfit dan 9 orang dari Gaza.

BY Mohamed AlhirtaniEdited Wed,12 Feb 2020,11:19 AM

Ramallah, SPNA - Pasukan Pendudukan Israel (12/02) dilaporkan menangkap 496 warga Palestina selama bulan Januari tahun 2020. Dari jumlah tersebut, 67 diantaranya adalah wanita dan 16 anak-anak.

Lembaga Peduli Tahanan dan HAM Palestina, dalam laporan bersama mengatakan bahwa Israel menangkap 245 warga Palestina dari kota suci Al-Quds, sementara 30 lainnya dari Ramallah, 70 dari Khalil, 43 dari Jenin, 32 dari Betlehem,14 dari Nablus, 10 dari Tulkarem, 21 dari Qalqiliya, dan 10 dari Tobas, 11 dari Yerikho, satu dari Silfit dan 9 orang dari Gaza.

Dengan demikian jumlah tahanan Palestina yang mendekam di penjara Israel hingga tahun 2020 mencapai 5009 jiwa.

Sebagian tahanan yang dibawa ke pusat interogasi mengalami penyiksaan fisik dan tekanan mental.

Mereka dipukul lalu mendekam di sel isolasi dalam waktu lama. Sebagian tahanan mengalami luka parah, diantaranya patah tulang, pendarahan di hidung, mulut, tangan, kaki dan di alat kelamin. Sebagian sampai hilang kesadaran bahkan mengalami pelecehan seksual.

Israel juga dinilai masih terus melakukan pelanggaran terhadap tahanan Palestina.  "Kami menyerukan lembaga internasional agar mengambil langkah nyata demi melindungi rakyat Palestina dari penyiksaan yang dilakukan Israel," tegas lembaga tersebut seperti dilansir Maannews.

(T.RS/S:Maannews)

leave a reply
Posting terakhir