Perdana Menteri Palestina bahas kerjasama dengan Menteri Dalam Negeri Kuwait

Mohammad Shtayyeh berhasil menggelar pertemuan dengan Menteri Dalam Negeri Kuwait di  sela konferensi tingkat menteri Arab di ibu kota Tunis. PM Palestina itu menegaskan penolakannya terhadap Deal of The Century.

BY Mohamed AlhirtaniEdited Sun,01 Mar 2020,10:02 AM

Tunis, SPNA - Perdana Menteri Palestina, Mohammad Shtayyeh, Sabtu (29/02), menggelar pertemuan dengan Menteri Dalam Negeri Kuwait, Anas Ash-Shalih guna membahas kerjasama dan usaha untuk mempererat hubungan kedua negara.

Pertemuan keduanya berlangsung di Ibu Kota Tunis di sela acara Konferensi para Menteri Dalam Negeri Arab yang ke-37. Turut hadir dalam pertemuan Duta Besar Palestina untuk Tunisia, Ha-il Al-Fahum.

Shtayyeh disebutkan menyampaikan berbagai perkembangan terakhir yang berlangsung di Palestina. Terkhusus berkenan dengan Deal of The Century. Ia menegaskan bahwa seluruh elemen Palestina sepakat untuk menolak konspirasi Amerika tersebut.

Ia juga memuji sikap Kuwait yang terus memberikan dukungannya untuk Palestina.

 

Di pihak lain, Anas menegaskan bahwa negaranya tetap komitmen untuk mendukung perjuangan Palestina. Negara kaya akan hasil minyak bumi di pesisir Teluk Persia itu siap menjalin hubungan yang lebih erat.

Kedua utusan negara sepakat untuk melanjutkan pembahasan selanjutnya di Kuwait. Dengan tujuan meralisasikan dan penandatanganan sejumlah perjanjian yang telah disepakati.

Deal of The Century adalah rancangan perdamaian yang dipelopori Amerika untuk mendamaikan Palestina dan Israel. Namun tidak seperti namanya, Draf damai Amerika itu justru hanya menguntungkan pihak Israel.

Salah satu poin pentingnya negara Yahudi itu berhak menguasai Yerusalem secara utuh berikut dengan Masjid Al-Aqsa.

(T.HN/S: Ramallah)

leave a reply
Posting terakhir