Warga Gaza ragukan kesiapan pihak Kesehatan dalam menangani Corona

Virus Corona yang saat ini telah tersebar ke seluruh dunia, tidak terkecuali Palestina, membuat warga Gaza khawatir. Keterbatasan Gaza dalam hal perlengkapan medis menjadi sumber kekhawatiran tersebut.

BY Mohamed AlhirtaniEdited Tue,17 Mar 2020,10:49 AM

Gaza, SPNA - Warga Gaza mulai mengkahwatirkan kesiapan Pihak Kesehatan dalam menangi kasus Corona (Covid-19). Kekhawatiran tersebut bukan tidak beralasan, Gaza yang hidup di bawah blokade Israel selama 13 tahun terakhir, sangat terbatas dalam peralatan medis yang dapat digunakan untuk melawan Corona.

Sampai saat ini terdapat sekitar 51 warga yang sedang di isolasi di sebuah karantina di timur Kota Rafah. Mereka langsung diperiksa saat pulang ke Gaza melintasi perbatasan Rafah.

Warga sempat menyampaikan ketidakpuasan mereka dengan ruang isolasi yang berada di perbatasan. Ruang isolasi berbentuk karavan yang terbuat dari bahan seng itu dinilai tidak sesuai dengan protokoler kesehatan yang ditetapkan oleh  Badan Kesehatan Dunia (WHO).

Seorang warga, Abu Usamah (70 tahun), yang baru tiba dari UEA, mengatakan terkejut dengan pemeriksaan yang berlangsung di perbatasan. Menurutnya ruang isolasi yang disediakan tidak sesuai dengan standar kesehatan.

Dikutip dari situs lokal Palestina, Akhbarelyom, Kementerian Kesehatan Palestina, Senin (16/03), mengumumkan jumlah korban Corona di Palestina bertambah satu kasus menjadi 39 orang. Sementara itu tes Corona telah dilakuakn terhadap 2529 orang di sejumlah provindi Palestina.

Sebelumnya Pemerintah Palestina juga mengambil kebijakan menutup seluruh gerbang perbatasan dari dua arah. Hal itu demi menghindari kasus corona baru yang datang dari luar Gaza.

(T.HN/S: Wafa.PS)

leave a reply