Nomor Satu di Timur Tengah, Iran Umumkan 129 Kasus Kematian Terbaru Akibat Corona

Jumlah korban Corona di Iran terus menanjak naik. Dalam 24 jam terakhir Tehran mencatat 129 orang meninggal dunia.

BY Mohamed AlhirtaniEdited Mon,23 Mar 2020,11:23 AM

Tehran

Tehran, SPNA – Angka kematian akibat Corona di Iran terus mengalami pergerakan positif. Dalam waktu 24 jam terakhir tercatat 129orang meninggal akibat Covid-19. Dengan demikian jumlah seluruh warga yang meninggal di Iran telah mencapai 1685 orang.

Dalam laporan Kementerian Kesehatan Iran, Minggu (22/03/2020), seluruh korban yang positif terinfeksi Corona sampai saat ini berjumlah 21.638 orang.

Dengan catata tersebut, Iran menjadi negara dengan kasus Corona terbanyak setelah Italia dan Cina, dan nomor satudi Timur Tengah.

Juru Bicara Kemenkes Iran, Kianoush Jahanpour, mengatakan tercatat 1.028 kasus infeksi terbaru dalam 24 jam terakhir.

Presiden Iran, Hassan Rouhani, pada hari Rabu lalu (18/03/2020) membantah kritikan yang ditujukan kepadanya. Otoritas Iran disebutkan tidak peduli dengan krisis yang sedang menimpa negaranya.

“Sebagian bertanya kepada Pemerintah kenapa tidak turun tangan, padahal kami telah melakukan hal-hal besar yang bahkan tidak dilakuan oleh negara lain.” Tegasnya.

Untuk menekan laju virus Corona, Iran telah mengambil sejumlah langkah preventif seperti penutupan sekolah di semua tingkatan, juga menutup empat kuburan ulama yang banyak diziarahi warga di kota Qom, pusat penyebaran virus di Iran. Kemenkes mengumumkan 5710 orang telah berhasil sembuh dari paparan Corona.

Pemerintah juga meminta warga untuk tetap berada di rumah dan menghindari perjalanan jauh khususnya pada hari libur. Diperkirakan virus tersebut akan terus bertahan selama dua bulan ke depan jika instruksi tersebut tidak dilaksanakan.

(T.HN/S: France24)

leave a reply