Warga Gaza: Kami berhak peroleh perawatan medis

Gaza, SPNA - Sejumlah penduduk lanjut usia, warga yang sakit dan cacat yang tinggal di Jalur Gaza melakukan protes di persimpangan perbatasan Beit Hanoun (Erez) untuk meminta agar segera ada upaya untuk menyelamatkan mereka dari bencana yang akan terjadi.

BY adminEdited Sat,10 Feb 2018,09:45 AM

Gaza, SPNA - Sejumlah penduduk lanjut usia, warga yang sakit dan cacat yang tinggal di Jalur Gaza melakukan protes di persimpangan perbatasan Beit Hanoun (Erez) untuk meminta agar segera ada upaya untuk menyelamatkan mereka dari bencana yang akan terjadi. Para pemrotes menekankan bahwa pasien yang sangat membutuhkan akses terhadap perawatan medis menghadapi kesulitan besar dalam mendapatkan izin dari pendudukan dan ini sangat merugikan kesehatan mereka. Bagi beberapa orang, ketidakmampuan untuk melakukan perjalanan mengantarkan kesehatan mereka memburuk dan pada beberapa kasus mengantarkan pada kematian.

Kelompok hak asasi manusia dan masyarakat internasional harus bekerja sama untuk meringankan penderitaan warga yang sakit di Gaza dan memaksa Israel untuk memberi mereka hak atas kehidupan yang layak, kata pemrotes.

Dengan membawa spanduk bertuliskan, "Di mana hak saya untuk kehidupan yang layak?" Dan "Kami harus melakukan perjalanan untuk perawatan, olehnya akhiri pengepungan", sejumlah orang berkumpul di persimpangan perbatasan. Mereka mendesak masyarakat untuk menunjukkan dukungan mereka kepada warga Palestina di Gaza dengan menggunakan hashtag #Save_Gaza dalam bahasa Inggris dan Arab.

Blokade yang telah berlangsung selama 11 tahun di Jalur Gaza oleh Israel merupakan kejahatan terhadap kemanusiaan, kata pemrotes.

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), pemerintah Israel menunda atau menolak dua dari setiap lima pasien Jalur Gaza untuk mendapatkan perawatan medis di luar yang terkepung tersebut pada bulan Juli.

Pekan ini, Kementerian Kesehatan Palestina di Gaza mengumumkan penghentian operasi di 16 rumah sakit dan pusat kesehatan di Jalur Gaza karena kekurangan pasokan listrik dan bahan bakar akibat pengepungan tersebut.

(T.RA/S: Middle EAst Monitor)

leave a reply