Qatar salurkan bantuan 9 Juta dolar untuk Gaza

Jalur Gaza, SPNA - Duta Besar Qatar Mohammad Al-Emadi dalam konferensi pers menjelaskan rincian bantuan Qatar untuk Jalur Gaza yang mencapai 9 Juta Dolar AS ...

BY adminEdited Tue,20 Feb 2018,10:19 AM

Jalur Gaza, SPNA - Duta Besar Qatar Mohammad Al-Emadi dalam konferensi pers menjelaskan rincian bantuan Qatar untuk Jalur Gaza yang mencapai 9 Juta Dolar AS dalam rangka meringankan krisis kemanusiaan di sektor tersebut.

Al-Emadi dalam konferensi pers, di rumah sakit Al-Syifa (19/02/2018) menjelaskan bahwa dari jumlah tersebut,  sebanyak 2.600.000 dolar kan dialokasikan untuk kebutuhan pangan warga, 500.000 untuk bahan bakar rumah sakit serta pompa limbah dan untuk Kementerian Kesehatan.

Al-Emadi menambahkan bahwa bantuan tersebut cukup untuk memenuhi kebutuhan warga selama sebulan, dimana  2 juta dolar dari bantuan tersebut dialokasikan untuk obat-obatan,  1 juta untuk rehabilitasi rumah warga dan 1 juta untuk mahasiswa.

‘’Kita tidak boleh tinggal diam melihat warga Gaza yang hidup dibawah blokade, gugur secara perlahan,‘’ tegasnya.

Sebelumnya Sekjen PBB Antonio Guterrez dalam sidang Komite HAM Palestina di PBB, Senin (05/02/2018) memperingatkan bahwa Gaza akan menjadi wilayah tak layak huni pada tahun 2020.

 ‘’Situasi kemanusiaan dan ekonomi di Jalur Gaza masih sangat buruk, PBB memperkirakan Gaza akan menjadi wilayah tak layak huni pada tahun 2020 jika tindakan nyata tidak segera diambil untuk memperbaiki layanan dan infrastruktur di wilayah tersebut,’’ terangnya. 

‘’Krisis di Gaza disebabkan blokade oleh Israel. Akibatnya sekitar 2 juta warga Gaza tinggal di bangunan-bangunan roboh dengan listrik yang tidak memadai dan kemerosotan ekonomi serta air yang tercemar. ‘’

‘’Blokade yang diberlakukan Israel sejak 13 tahun lalu telah melumpuhkan kehidupan di Gaza. Menurut statistik resmi terbaru, angka kemiskinan di Gaza mencapai sekitar 80%, sementara tingkat pengangguran mencapai 50%.’’

Guterres juga mendesak masyarakat internasional berkontribusi dalam solusi dua negara serta menangani krisis di Palestina sesuai resolusi PBB terkait.

Bulan lalu, Pemerintah AS yang dipimpin Donald Trump membekukan  65 juta Dolar dari  125 juta Dolar anggaran bantuan AS untuk  UNRWA.

Situasi ini membuat keuangan UNRWA yang bertugas membantu pengungsi Palestina terancam.

Disebutkan UNRWA memberikan layanan kemanusiaan sekitar 5,9 juta warga Palestina di Tepi Barat, Jalur Gaza, Yordania, Lebanon dan Suriah.

(T.RS)

Mohammed Al-Hartani

 

leave a reply
Posting terakhir