Pasukan khusus Israel culik ketua dewan mahasiswa Birzeit

Birzeit, SPNA - Unit pasukan khusus Israel menculik seorang Mahasiswa Universitas Birzeit, Umar al-Kiswani.

BY adminEdited Thu,08 Mar 2018,11:08 AM

Birzeit, SPNA - Unit pasukan khusus Israel menculik seorang Mahasiswa Universitas Birzeit, Umar al-Kiswani.

Berdasarkan laporan Rt Arabic, Rabu (07/03/2018) sebuah unit pasukan khusus Israel menyamar sebagai mahasiswa lalu memasuki halaman universitas Birzeit dan menculik Al-Kiswani yang sedang duduk dekat pintu masuk bagian barat.

Setelah mereka berhasil menangkap Al-Kiswani, unit tersebut dengan dengan cepat ke mundur dari kompleks universitas dengan mobil militer.

Mengetahui penangkapan itu, sejumlah mahasiswa mengejar pasukan tersebut serta melempari batu ke arah kendaraan militer yang berupaya keluar dari lokasi.

Omar al-Kiswani menjabat sebagai Ketua Badan Dewan Mahasiswa Birzeit. Ia masuk dalam daftar pencarian keamanan Israel dan telah diburu selama beberapa bulan.

Sebelumnya Al-Kiswani berhasil melarikan diri dari kejaran pasukan keamanan Israel. Salah satunya ketika pasukan Israel menyerang apartemen di pinggiran kota Masyoun, di depan universitas Birzeit, namun Ia berhasil menyelematkan  diri.

Serangan terhadap mahasiswa dan guru di lembaga pendidikan adalah pemandangan yang sering terjadi di Palestina dimana tahun 2017, 9 siswa Palestina dilapokran gugur ditembak prajurit Israel sementara 658 siswa dan guru luka-luka.

Kementerian Pendidikan dalam laporan tahunan terkait pelanggaran Israel terhadap sektor pendidikan tahun 2017 mengatakan bahwa Israel melakukan berbagai bentuk serangan terhadap sekolah-sekolah Palestina.

Mereka  dilaporkan menembak sejumlah siswa dengan peluru panas dan peluru karet, memukuli dan menahan sebagian lainnya, seperti dilansir Qudsnews.

(T.RS/S:RtArabic)

leave a reply
Posting terakhir

Israel geledah Universitas Birzeit

Ramallah, SPNA - Paukan Israel menggeledah kampus kantor persatuan mahasiswa, menyita spanduk pro Palestina dan bendera di Universitas Birzeit, utara Ramallah, Kamis (14/12/2017).