Pejabat Israel memuji prajurit yang mengecam anak Palestina

Gaza, SPNA - Beberapa menteri Israel dan anggota Knesset memuji penembak jitu Israel, yang bersorak setelah menembak seorang anak laki-laki Palestina yang tak bersenjata di dekat perbatasan Gaza.

BY adminEdited Thu,12 Apr 2018,10:17 AM

Gaza, SPNA - Beberapa menteri Israel dan anggota Knesset memuji penembak jitu Israel, yang bersorak setelah menembak seorang anak laki-laki Palestina yang tak bersenjata di dekat perbatasan Gaza.

Menteri Pertahanan Israel Avigdor Lieberman mengatakan bahwa tentara itu "layak mendapat sertifikat penghargaan" karena melakukan pekerjaannya dengan benar.

Menteri Pendidikan Naftali Bennett menyatakan "Siapa pun yang pernah berada di medan perang tahu bahwa untuk duduk di Tel Aviv atau studio dan menilai tentara IDF menurut komentar mereka, ketika mereka sibuk membela perbatasan kita, bukan sesuatu yang serius."

Menteri Keamanan Publik Gilad Erdan mengatakan, "Akan lebih baik jika reaksi senang (prajurit) tidak diedarkan, tyang justru akan melahirkan penilaian dan menyimpulkan sesuatu yang salah, itu hal gila."

Ofir Akunis, menteri ilmu pengetahuan dan teknologi mengatakan, “Ia (anak lelaki tersebut) bukanlah warga sipil yang tidak bersalah yang datang untuk mencari perdamaian. Saya yakin itu. ”

Anggota parlemen Oren Hazan dalam akun Twitternya menulis, "Apa yang diributkan dari kejadian tersebut?... siapa pun yang mendekati pagar, bersenjata atau tidak, akan mendapatkannya. Sebagaimana seharusnya seharusnya!"

Ia menegaskan kembali bahwa dia bangga dengan tentara yang membela Israel dengan cara ini, dan bahwa dia berharap video itu mengirim "pesan yang lebih jelas ke pihak lain."

Anggota parlemen Arab Israel, Jamal Zahalka dari Daftar Bersama mengatakan, “Dengan darah dingin penembak jitu Israel membunuh demonstran Palestina yang tidak bersenjata dalam protes non-kekerasan. Tidak mengherankan jika tentara bertindak seperti ini ketika para menteri, anggota parlemen, media, dan opini publik bergabung dalam perayaan dan bersorak untuk pembunuhan massal terhadap warga Palestina.”

(T.RA/S: Days of Palestine)

leave a reply