Israel menyetujui rencana pembangunan 31 hunian baru di kota Hebron

Menteri Pertahanan Israel Avigdor Lieberman telah menyetujui rencana untuk membangun unit permukiman baru Yahudi di kota Hebron, Tepi Barat yang diduduki (Al-Khalil).

BY adminEdited Fri,02 Nov 2018,07:01 AM

Anadolu Agency - Hebron

Hebron, SPNA - Menteri Pertahanan Israel Avigdor Lieberman telah menyetujui rencana untuk membangun unit permukiman baru Yahudi di kota Hebron, Tepi Barat yang diduduki (Al-Khalil).

"Kami akan terus memperkuat komunitas (Yahudi) di Hebron melalui berbagai langkah," Lieberman menulis di Twitter pada hari Kamis (01/11/2018).

"Mengikuti persetujuan pembangunan 31 unit rumah baru-baru ini dan taman kanak-kanak di lingkungan Hizkia (Hebron), kami sekarang berencana untuk membangun gedung lain dan pasar grosir," tambahnya.

Pekan lalu, pemerintah Israel menyetujui pembangunan 31 rumah pemukim baru di Hebron - merupakan langkah pertama yang terjadi sejak 2002.

Harian Israel Yedioth Ahronoth melaporkan bahwa Jaksa Agung Israel Avichai Mandelblit telah menyetujui pendapat hukum yang mendukung proyek tersebut.

"Rencananya akan mencakup pasar di lantai dasar, dengan apartemen yang dibangun di atasnya," surat kabar itu melaporkan.

Kementerian Luar Negeri Palestina telah mengutuk rencana tersebut, dengan mengatakan dalam sebuah pernyataan pada hari Kamis bahwa Israel "bergerak cepat untuk melaksanakan rencana ekspansionisnya di Tepi Barat".

Kementerian ini terus mendesak masyarakat internasional untuk bertindak "serius" dengan maksud untuk memaksa Israel menghormati dan menerapkan resolusi PBB yang relevan.

Setelah Kesepakatan Oslo 1993, Hebron adalah satu-satunya kota di Tepi Barat di mana pasukan Israel tetap ada hingga tahun 1997.

Pada tahun itu, mereka menarik diri dari 80 persen wilayah Hebron sebagai bagian dari kesepakatan yang mencadangkan 20 persen dari kota Arab historis untuk pemukim Yahudi.

Berdasarkan kesepakatan yang sama, para pemukim harus diberikan layanan dasar oleh kotamadya Hebron yang dikelola Palestina.

Hebron adalah rumah bagi sekitar 160.000 Muslim Palestina dan sekitar 500 pemukim Yahudi, yang terakhir tinggal di beberapa wilayah Yahudi yang dijaga ketat oleh pasukan Israel.

(T.RA/S: Anadolu Agency)

leave a reply