PPPA Daarul Qur'an salurkan bantuan musim dingin untuk ratusan santri Hafidz saat Gaza diserang Israel.PPPA Daarul Qur'an salurkan bantuan musim dingin untuk ratusan santri Hafidz saat Gaza diserang Israel.

PPPA Daarul Qur'an salurkan bantuan musim dingin untuk ratusan santri Hafidz Qur'an di Gaza

BY adminEdited Sun,27 Jan 2019,01:55 PM

Jalur Gaza, SPNA - PPPA Daarul Qur’an Indonesia, Selasa (22/01/2019),  mendistribusikan bantuan berupa pakaian dan jaket untuk siswa dan siswi Tahfizul Qur’an di Gaza. Kegiatan ini merupakan bagian bagian dari program musim dingin yang kerap dilaksanakan oleh lembaga tersebut.

Sejak didirikan 2012 silam, PPPA Daarul Qur’an Gaza (Daqu) telah melaksanakan berbagai program krusial baik bidang keagamaan, seperti program Tahfizul Qur’an, Seminar Fikih Islam, Tafsir dan  Sirah Nabawiyah.

Tidak hanya itu, DAQU Gaza juga memainkan peran penting dalam program kemanusiaan,  seperti distribusi sandang dan pangan, pakaian musim dingin serta daging qurban di hari raya Idul Adha.

Ustad Gazi Ilwan kepada Koresponden Suara Palestina menjelaskan bahwa Daqu Gaza adalah salah satu cabang Daarul Qur’an  Indonesia yang dipimpin oleh Ustad Yusuf Mansur.

Pembina Daarul Qur’an cabang Gaza tersebut menambahkan bahwa Lembaga Tahfiz Daqu Gaza memiliki 10 kelas tahfiz kita kenal dengan group halaqoh, lima untuk putra dan lima untuk putri.

Jumlah anak didik di Daqu Gaza saat ini mencapai 200 siswa, di mana 120 di antaranya adalah pelajar putra sementara 80 lainnya adalah pelajar putri.

Hingga saat ini, Daarul Qur’an Gaza berhasil mencetak  110 hafiz putra dan putri, 30 dari mereka telah menyelesaikan program Tajwid dan Tilawah.

Ini perkembangan hafalan anak-anak DAQU PALESTINA: “Saat ini, 60 siswa telah menghafal dari satu hingga lima juz, 50 lainnya menghafal enam hingga 10 juz, 25 siswa menghafal 10 hingga 20 juz, sementara 10 lainnya menghafal 20 hingga 30 juz. Sebanyak 54 siswa juga sedang mengikuti program penguatan hafalan,” terangnya.

Ustadz Gazi Elwan menambahkan bahwa program bantuan musim dingin 2019 dilaksanakan setelah melihat situasi sulit yang menimpa warga Palestina. Mereka tidak mampu membeli pakaian musim dingin untuk  melindungi anak-anak – yang mengikuti program Tahfiz di Daqu dari cuaca ekstrem.

Program bantuan musim dingin menargetkan 200 anak didik dari keluarga tidak mampu. Mereka  mendapatkan bantuan berupa baju, mantel, celana, sepatu, jilbab serta penutup kepala. 

Syeikh Gozy Ulwan (alhafidz) selaku wakil ketua DAQU GAZA menyampaikan apresiasi kepada PPPA Daarul Qur’an Indonesia dan perwakilan Daqu Gaza, bapak Abdillah Onim, serta pihak-pihak yang telah berkontribusi di Daarul Qur’an Indonesia atas sumbangsih mereka terhadap warga Gaza.

Para siswa juga menyampaikan terima kasih atas segala bantuan, baik moril maupun materil, dan atas sikap teguh bangsa Indonesia dalam mendukung Palestina.

Sejak delapan tahun silam, Daarul Qur’an cabang Gaza telah berperan dalam membantu warga Gaza yang telah hidup di bawah blokade Israel selama 12 tahun.

Seorang warga Palestina dilaporkan gugur sementara 4 lainnya luka-luka dalam serangan tank Israel di Kamp El-Bureij, Jalur Gaza,  Selasa malam (22/01/2019).

Kementerian Kesehatan Gaza melaporkan bahwa korban jiwa adalah salah satu pejuang Hamas yang berasal dari Kamp El-Burej, bernama Mahmoud Abdun Nabahin (24 tahun) .

Sementara itu surat kabar Israel ‘’Hadashot 24’’ melaporkan, seorang sniper Israel juga luka-luka ditembak pejuang Al-Qassam di dekat pagar pembatas Gaza bagian selatan.

Pasukan Pendudukan Israel (IDF) juga melancarkan serangan artileri Selasa siang di lokasi pemantauan Hamas di Beit Hanoun, Jalur Gaza bagian utara. IDF berdalih bahwa serangan tersebut adalah balasan terhadap tembakan pejuang Hamas di dekat pagar pembatas, Jalur Gaza utara.

 

leave a reply
Posting terakhir