Haikal Sulaiman akan Mendirikan Sekolah Agama Yahudi di Masjid Al-Aqsa

Langkah Israel untuk menguasai Masjid Al-Aqsa semakin gencar dengan rencana pembangunan sekolah agama Yahudi di salah satu bagian dari Masjid tersebut. Informasi ini berkembang beberapa hari setelah Pemerintah Israel menyetujui penambahan waktu kunjungan bagi warga Yahudi ke Masjid Al-Aqsa.

BY Mohamed AlhirtaniEdited Tue,17 Nov 2020,09:32 AM

Yerusalem, SPNA - Organisasi Haikal Sulaiman Yahudi melayangkan permintaan kepada Menteri Keamanan Nasional Israel, Amir Ohana, untuk membangun sebuah sekolah agama Yahudi di Masjid Al-Aqsa. Dalam permintaan tersebut mereka berniat mengeksploitasi pelataran timur Masjid untuk penyebaran agama Yahudi.

Selain itu, mereka juga meminta izin agar pengunjung Yahudi yang datang ke Masjid Al-Aqsa dapat memasuki kelas agama tersebut sesuai dengan jadwal kunjungan harian yang telah diberikan untuk warga Israel.

Misi utama dari sekolah tersebut adalah agar warga Yahudi yang datang ke Masjid Al-Aqsa tidak hanya memanfaatkan waktu untuk beribadah tapi juga untuk memahami lebih dalam agama yang mereka yakini.

Haikal Sulaiman adalah sebuah organisasi yang bercita-cita mengambil alih Masjid Al-Aqsa dari tangan kaum muslimin Palestina. Mereka berinisiatif menjadikan Masjid Kiblat Pertama Umat Islam tersebut sebagai pusat penyebaran agama Yahudi.

Dikutip dari media lokal Palestina, Palinfo, misi menguasai masjid Al-Aqsa itu mereka tempuh dengan mencaplok sedikit demi sedikit bagian dari Masjid Al-Aqsa. Hingga pada akhirnya Masjid Al-Aqsa nantinya terbelah menjadi dua, sebagiannya untuk umat Yahudi dan sebagian lagi untuk umat Yahudi.

Usaha Yahudi Israel untuk menguasai Masjid Al-Aqsa berlangsung dengan sangat terencana. Beberapa hari lalu, Otoritas Israel baru saja menyetujui penambahan waktu berkunjung warga Yahudi ke Masjid Al-Aqsa. Kebijakan itu mendapat kecaman keras dari Yordania sebagai pihak sah untuk mengurus Masjid Al-Aqsa.

(T.HN/S: Palinfo)

 

leave a reply