18 Kematian dan 861 Kasus Terbaru COVID-19 di Palestina

Menteri Kesehatan Palestina Mai Al-Kailah menjelaskan angka kesembuhan dari virus Corona di Palestina mencapai 92,4%, sedangkan angka infeksi aktif mencapai 6,5%, dan angka kematian 1,1% dari seluruh korban.

BY Mohamed AlhirtaniEdited Sat,01 May 2021,11:12 AM

Yerusalem, SPNA - Palestina telah mencatat sebanyak 18 kematian, 861 kasus baru COVID-19  dan 1.100 pasien sembuh dalam 24 jam terakhir pada Jumat (30/04/2021).

Dalam konferensi pers, Menteri Kesehatan Palestina Mai Al-Kailah menyatakan bahwa 7 kematian tercatat di Tepi Barat: 1 di Nablus, 3 di Salfit, 1 di Hebron, 2 di Bethlehem  dan 11 kematian di Jalur Gaza.

Dia menambahkan bahwa penderita baru dicatat sebagai berikut: 36 di Tulkarm, 9 di pinggiran Kota Yerusalem, 98 di Nablus, 17 di Tubas, 59 di Jenin, 4 di Salfit, 26 di Hebron, 5 di Qalqilya, 29 di Ramallah dan Al-Bireh, 6 di Bethlehem dan 572 di Jalur Gaza.

Al-Keela melaporkan bahwa pasien sembuh antara lain: 10 di Tulkarm, 3 di pinggiran kota Yerusalem, 225 di Nablus, 19 di Tubas, 81 di Jenin, 18 di Salfit, 49 di Hebron, 26 di Qalqilya, 34 di Ramallah dan Al-Bireh, 13 di Bethlehem, 10 di Jericho dan Al Aghwar dan 612 di Jalur Gaza.

Ia menjelaskan angka kesembuhan dari virus Corona di Palestina mencapai 92,4%, sedangkan angka infeksi aktif mencapai 6,5%, dan angka kematian 1,1% dari seluruh korban.

Menteri Kesehatan menyebutkan terdapat 142 pasien di ruang perawatan intensif, termasuk 40 pasien dengan respirator buatan, sementara 361 pasien dirawat di posko-posko COVID 19 dan Rumah Sakit Umum di Tepi Barat.

Sedangkan untuk warga yang mendapat vaksinasi anti virus, jumlah total warga di Tepi Barat dan Jalur Gaza mencapai 257.650, di antaranya 183.999 menerima dua dosis vaksin.

(T.NA/S: Paltoday News)

leave a reply
Posting terakhir