Imigran Palestina di Amerika Utara berkontribusi...

BY Rara Atto Edited Thu,23 Feb 2017,09:34 AM

Imigran Palestina di Amerika Utara berkontribusi dalam bidang ekonomi dan sosial, namun tidak memiliki pengaruh politik

Jalur Gaza – SPNA– Badan Statistik Palestina menyebutkan bahwa  jumlah imigran Palestina di Amerika Utara mencapai 150.000 jiwa. Diantara mereka ada yang memiliki posisi penting, seperti rektor universitas, dokter, usahawan, bahkan sebagian menjadi pemilik modal. Namun sayangnya, mereka tidak memiliki pengaruh politik.

 

Warga Palestina di Kanada

Imigrasi warga Palestina ke Kanada dimulai sejak tahun 1967. Sebagian besar dari imigran tersebut adalah warga Kristen dari wilayah 1948, seperti Nazaret.

Menurut seorang saksi, pemerintah Israel mendorong Kanada untuk menerima mereka sebagai bagian dari program pengosongan Palestina dari pribumi.

Selain itu, Kanada juga menjadi rumah bagi mahasiswa yang telah menyelesaikan studi mereka di Eropa namun tidak bisa kembali Tepi Barat.

Tahun 1970, seluruh keluarga Palestina di wilayah 1948 terpaksa berimigrasi ke Kanada karena alasan politik dan ekonomi, dan tahun 1980 jumlah warga Palestina di Kanada mencapai  5.000 jiwa.

Setelah tahun 1980 jumlah gelombang imigrasi Palestina dari Lebanon ke Kanada semakin bertambah, khususnya setelah pembantaian di Shabra dan Shatila.

Namun, gelombang imigrasi terbesar terjadi setelah invansi Iraq ke Kuwait,  dimana warga kaya Palestina yang tinggal dan bekerja di Kuwait memilih untuk pindah ke Kanada.

Pasca perjanjian Oslo. khususnya saat intifada kedua, jumlah imigran dari Tepi Barat semakin bertambah yaitu mencapai 40.000 jiwa.

 

Jumlah komunitas Palestina di Kanada:

Sulit untuk mengetahui jumlah pasti warga Palestina di Kanada karena tidak ada data statistik resmi. Namun, Yayasan Rumah Palestina di Toronto menyebutkan bahwa imigran Palestina di Kanada berjumlah 22.000 ribu jiwa pada tahun 2010, dimana sebagian besar mereka tinggal Ska Haptic, Ontario, Quebec, British dan Columbia.

Imigran Palestina di Kanada memegang posisi dan memiliki kontribusi penting di Kanada. Sebagian menjadi rektor di Universitas sedangkan yang lain memiliki perusahaan.

Meskipun mereka memiliki kontribusi yang besar, namun imigran Palestina masih belum diakui baik secara sosial dan politik. Mereka juga harus menghadapi berbagai tantangan baik di level pemerintahan maupun organisasi.

 

Komunitas Palestina di Amerika Serikat

Tidak dikethaui secara pasti kapan imigrasi warga Palestina ke Amerika Serikat dimulai. Namun, generasi pertama yang pindah ke Amerika Serikat adalah warga Kritsen yang tinggal di perbatasan Syria, ketika Turki Utsmani masih berdiri.

Jumlah imigran tersebut semakin bertambah sejak perang 1948, namun gelombang imigrasi terbesar adalah tahun 1967 hingga 1980.

Sekitar 85% dari imigran Palestina di Amerika Serikat berasal dari Tepi Barat dan Jalur Gaza. Sementara itu 15% lainnya berasal dari wilayah 1948 khusunya di Yafa, Nazareth dan lain-lain.

 

Jumlah warga Palestina di Amerika Serikat

Berdasarkan Sensus Amerika Serikat pada tahun1981, jumlah warga Palestina di AS adalah 105.000 jiwa, dan berdasarkan Badan Statistik Palestina, jumlah imigran Palestina tahun 1990 adalah 137.000 jiwa, 1998 menjadi 175.00 jwa. Jumlah tersebut bertambah pada tahun 2005 menjadi 236.357 jiwa

Tidak seperti di Kanada, warga Palestina di Amerika Serikat menghadapi kesulitan dalam berbaur bersama warga AS. Hal ini disebabkan karena perbedaan kultur dan bahasa, namun situasi ini berkurang dan dapat diatasi oleh generasi kedua yang lebih bisa beradapatasi dengan budaya Amerika.

Namun peristiwa 11 September 2001, propaganda media dan merebaknya Islamophobia di Amerika Serikat, membuat warga Palestina dan Arab menghadapai kesulitan dalam beradaptasi karena mereka dianggap sebagai teroris.

 

Profesi imigran Palestina di Amerika Serikat

Sebagian besar tujuan warga Palestina yang bermigrasi ke AS adalah untuk mencari penghidupan yang layak atau menyelesaikan studi. Mereka berhasil merealisasikan tujuan tersebut. bahkan mereka yang sebelumnya hanya pedagang biasa, akhirnya berhasil menjadi pemilik usaha yang maju dan menjadi pemilik modal.

Tahun 2005 majalah Forbes menyebutkan bahwa 25 miliarder Amerika Serikat adalah keturunan Palestina.

Beberapa warga Palestina juga memiliki pengaruh besar dalam dunia pendidikan, pertanian dan industri Amerika Serkat. Meskipun demikian, mereka masih tidak memiliki pengaruh politik. Hal ini disebabkan karena:

1. Jumlah mereka yang hanya 0.07 % yaitu sekitar 236.000 jiwa.

2. Sekitar 83.5 % dari warga Palestina yang berada di Amerika Serikat adalah pedagang bukan aktivis politik.

3. Dispersi Komunitas Palestina dan Arab  dan tidak terkoordinasi.

Sebaliknya, warga Yahudi yang berjumlah 5.5 Juta jiwa  berada di Amerika Serikat, memiliki pengaruh kuat dalam bidang politik, ekonomi maupun media masa di Amerika Serikat.

Hal ini karena mereka memiliki organiasi yang teroganisir dengan baik. Selain itu,  pemilik modal Yahudi di AS memiliki pengaruh besar dalam pasa bursa  dan legislatif AS.

 

SPNA Gaza City

Penerjemah: Rizky Syahputra

leave a reply