Israel tolak separuh dari rujukan medis pasien dari Gaza

World Health Organization (WHO), Senin (14/08/2017), mengungkapkan bahwa lembaga Israel, Badan Koordinasi dan Penghubung, dalam bulan Mei, telah menolak separuh dari permintaan yang diajukan oleh pasien asal Gaza, untuk memperoleh perawatan medis di rumah sakit di wilayah Palestina yang diduduki.

BY Rara Atto Edited Wed,16 Aug 2017,10:37 AM
Israel tolak separuh dari rujukan medis pasien dari Gaza

Khamakar Press - Gaza

Gaza, SPNA - World Health Organization (WHO), Senin (14/08/2017), mengungkapkan bahwa lembaga Israel, Badan Koordinasi dan Penghubung, dalam bulan Mei, telah menolak separuh dari permintaan yang diajukan oleh pasien asal Gaza, untuk memperoleh perawatan medis di rumah sakit di wilayah Palestina yang diduduki.

Surat kabar Haaretz melaporkan, berdasarkan laporan WHO, bahwa dari 2.282 permohonan izin pengobatan ke luar Gaza yang diajukan pada bulan Mei, 47,2% disetujui, 2,1% ditolak dan 50,7% tertunda tanpa alasan yang jelas. Penundaan tersebut menyebabkan pasien kehilangan janji untuk lakukan pemeriksaan.

Masih menurut laporan tersebut, di antara mereka yang tertunda adalah 255 anak di bawah usia 18 tahun dan 141 pasien berusia 60 tahun atau lebih.

Adapun pada pada bulan April, sebanyak 39% permintaan tertunda, yang berarti bahwa 776 pasien termasuk 178 anak-anak dan 93 pasien berusia di atas 60 tahun tidak dapat meninggalkan Gaza. Permintaan izin tersebut sering kali diajukan oleh mereka yang sebelumnya pun telah menerima izin keluar untuk perawatan.

WHO menegaskan bahwa tingkat persetujuan aplikasi izin pasien turun dari 92,5% di tahun 2012 menjadi 62,1% pada tahun 2016.

Menurut Haaretz, pasien yang mengajukan izin berobat melalui persimpangan Beit Hanoun (Erez) sudah memperoleh izin dari Otoritas Palestina untuk meninggalkan Gaza dan janji dengan dokter yang akan menangani mereka.

(T.RA/S: Khamakar Press)

leave a reply