Intelijen Israel: Keheningan di Gaza mencurigakan

Azareth, SPNA - Dalam pertemuan kabinet Netanyahu, Ahad (10/09/2017), kepala Badan Keamanan Israel Shin Bet, Nadav Argaman,......

BY adminEdited Mon,11 Sep 2017,12:49 PM

Azareth, SPNA - Dalam pertemuan kabinet Netanyahu, Ahad (10/09/2017), kepala Badan Keamanan Israel Shin Bet, Nadav Argaman, mengklaim bahwa pihaknya telah menggagalkan sekitar 200 serangan anti-pendudukan sejak awal tahun ini, di mana 70 di antaranya terjadi dalam dua bulan terakhir.

Ia memaparkan bahwa di antara serangan yang digagalkan tersebut adalah bunuh diri, penculikan dan insiden penembakan.

Menurut Argaman, meski relatif tenang, situasi keamanan di wilayah Tepi Barat yang diduduki sebenarnya "rapuh" yang ditandai dengan kepekaan yang tinggi terhadap isu-isu utama, seperti Masjid suci al-Aqsha.

Hamas, baik dari kantor pusatnya di Jalur Gaza maupun di luar negeri, terus mencoba dan melakukan serangan di wilayah Tepi Barat yang diduduki dan di dalam Jalur Hijau, guna untuk mengurangi stabilitas secara keseluruhan.

Argaman menuturkan, pihak keamanan telah menambah jumlah personilnya dan bersiap menghadapi peningkatan aktivitas perlawanan, yang diperkirakan akan terjadi pada musim liburan mendatang, sebagaimana yang terjadi setiap tahunnya.

Adapun di Gaza, Argaman mengatakan bahwa Jalur Gaza berada dalam "ketenangan yang menipu" – di mana stabilitas keamanan maupun serangan anti-penjajahan meningkat pesat.

Argaman menambahkan bahwa Hamas terus menginvestasikan sumber daya yang cukup besar untuk pertempuran berikutnya dengan Israel. "Gerakan ini sudah siap menghadapi konfrontasi dengan Israel."

(T.RA/S: The Palestinian Information Center)

leave a reply