Tahanan Politik jadi sasaran penyiksaan di penjara Otoritas Palestina

Kepala Dewan Mahasiswa Universitas Ber Zeit, Omar al-Kiswani, menegaskan bahwa rekannya, Usama Mafarjeh, yang ditahan aparat intelijen Otoritas Palestina (PA) di Ramallah selama lima hari, mengalami penyiksaan dan diperlakuan buruk.

BY Rara Atto Edited Sat,23 Sep 2017,03:21 PM
Tahanan Politik jadi sasaran penyiksaan di penjara Otoritas Palestina

The Palestinian Information Center - Ramallah

Ramallah, SPNA - Kepala Dewan Mahasiswa Universitas Ber Zeit, Omar al-Kiswani, menegaskan bahwa rekannya, Usama Mafarjeh, yang ditahan aparat intelijen Otoritas Palestina (PA) di Ramallah selama lima hari, mengalami penyiksaan dan diperlakuan buruk.

Kiswani menuturkan bahwa Usama Mafarjeh, yang ditangkap atas aksi  protesnya terhadap penahanan politik yang terjadi secara ilegal, disiksa dengan cara ditempatkan di kursi selama berjam-jam tanpa makan.

Dalam pernyataan yang dikeluarkan pada hari Jumat (22/09/2017), Kiswani mengatakan bahwa Mafarjeh ditangkap karena aktivitas kemahasiswaannya sebagai koordinator Perhimpunan Mahasiswa Islam Universitas Ber Zeit, sayap mahasiswa Gerakan Hamas.

Dia meminta administrasi universitas untuk segera turun tangan menyelamatkan nyawa Mafarjeh dan bertanggung jawab terhadap mahasiswanya. Kiswani juga meminta organisasi hak asasi manusia dan tokoh nasional untuk mengerahkan upaya agar Mafarjeh bisa dilepaskan dan segera mengunjunginya.

Kiswani meminta PA untuk menghentikan semua metode penyiksaan yang dilakukan oleh pasukan keamanannya terhadap mahasiswa di Tepi Barat.

(T.RA/ S: The Palestinian Information Center)

leave a reply