AS akan periksa kurikulum pendidikan siswa Palestina

Bethlehem, SPNA - Otoritas Pengawas Keuangan Amerika Serikat (GAO), Selasa (09/1/2017) menyatakan akan melakukan pemeriksaan terhadap kurikulum pendidikan.....

BY adminEdited Wed,10 Jan 2018,09:35 AM

Bethlehem, SPNA - Otoritas Pengawas Keuangan Amerika Serikat (GAO), Selasa (09/1/2017) menyatakan akan melakukan pemeriksaan terhadap kurikulum pendidikan di Palestina yang disinyalir berisi hasutan dan anti-semit.

Direktur Otoritas Pengawas Keuangan Amerika Serikat, Eugene Lousi Dorado menyatakan akan melakukan pemeriksaan terhadap sekolah-sekolah yang dikelola oleh Otoritas Palestina dan Badan Bantuan dan Bantuan PBB  (UNRWA) yang diduga  mengajarkan materi anti-Semit atau mendorong terorisme, seperti dilaporkan situs-situs Israel .

Hal ini dilakukan setelah Senator AS James Reich, kepala komisi anti -terorisme di Timur Tengah dan Asia meminta Otoritas pengawas pemerintah AS untuk melakukan pemeriksaan terhadap kurikulum pendidikan siswa Palestina.

Dalam suratnya kepada, Reach mengklaim bahwa Pemerintah Palestina mengabaikan laporan yang dikeluarkan oleh Lembaga Pengawas Internasional selama bertahun-tahun bahwa kurikulum Palestina berisi materi-materi pelajaran ‘’Anti Semit’’ dan hasutan kepada terorisme.

Sebelumnya pemerintah Palestina telah berjanji untuk memeriksa buku-buku sekolah tersebut serta menghapus materi yang dianggap menghasut dari kurikulumnya.

Dalam tanggapannya, GAO mengkonfirmasi permintaan Senator tersebut serta  menunjuk direktur Departemen Luar Negeri dan Perdagangan, Loren Yeager, untuk melakukan pemeriksaan.

Sebelumnya Otoritas Israel  telah melarang 58 buku yang diajarkan di sekolah-sekolah Palestina di Yerusalem karena dinilai menghasut siswa.

Israel menganggap lagu kebangsaan atau solidaritas untuk keluarga syuhada dan tahanan adalah menghasut kepada terorisme.

Pemeirntah Israel juga menekan Otoritas Palestina untuk menghapus materi tersebut dari kurikulum namun pada saat yang sama, sejumlah video beredar menunjukkan sejumlah siswa Yahudi belajar membunuh warga Palestina dan mengusir mereka dari tanah air mereka sendiri. (T.RS/S:Maannews)

leave a reply