Netanyahu: ‘’Kepolisian Israel berupaya nodai reputasi saya’’

Tel Aviv, SPNA - Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menuduh pihak kepolisian menekan para saksi untuk menodai reputasinya.

BY adminEdited Thu,08 Mar 2018,11:00 AM

Tel Aviv, SPNA - Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menuduh pihak kepolisian menekan para saksi untuk menodai reputasinya.

Hal ini disampaikan merespon mantan penasehat Netanyahu Nir Hifetz yang menyatakan akan bersaksi melawan PM Israel tersebut.

Netanyahu menekankan bahwa kepolisian Israel menggunakan saksi palsu untuk merusak  reputasinya bahkan menyebarkan kebohongan.

Sebelumnya Ari Harrow, mantan direktur Kantor Perdana Menteri, dan mantan direktur jenderal Kementerian Perhubungan Shalom Feller, menandatangani kesepakatan untuk memberikan kesaksian rinci mengenai Netanyahu dalam tiga kasus terpisah.

Perdana menteri Israel tersebut telah diinterogasi sebanyak delapan kali dalam enam kasus, namun tidak ada tuduhan yang diajukan secara resmi terhadapnya.

Sebelumnya, sebuah Jajak pendapat, yang dilansir Rabu, (14/02/2018)  menunjukkan bahwa setengah warga Israel mempercayai hasil penyidikan kepolisian Israel bahwa Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu melakukan suap.

Jajak pendapat yang diterbitkan Stasiun TV Israel, Reshet, menunjukkan bahwa 49% warga yang disurvei percaya pada dengan pernyataan polisi bahwa Netanyahu melakukan penyelewengan kekuasaan.

Sementara itu 25 % lainnya memihak kepada Netanyahu, serta membantah bahwa PM Israel tersebut melakukan kesalahan. Sisa  26% lainnya mengatakan tidak tahu siapa yang harus dipercaya.

Maannews melaporkan bahwa sebanyak 495 tokoh Israel turut serta dalam voting tersebut.

 

Sementara itu sejumlah jajak pendapat lainnya yang dilansir dua Channel TV Israel, menunjukkan bahwa mayoritas warga yang melakukan voting, mendukung laporan polisi mengenai kasus suap tersebut, namun mereka juga percaya bahwa partai yang mengusung Netanyahu, Likud, akan tetap menjadi partai terbesar di Knesset, seperti dilansir Reuters.

(T.RS/S:RtArabic)

leave a reply