Demonstrasi di pantai Gaza, Pasukan Israel lukai 8 warga Palestina dengan peluru tajam

Jalur Gaza, SPNA - 8 warga Palestina dilaporkan luka-luka dalam demonstrasi .....

BY adminEdited Tue,06 Nov 2018,10:24 AM

Jalur Gaza, SPNA - 8 warga Palestina dilaporkan luka-luka dalam demonstrasi Great march of Return, Senin (05/10/2018).

Berdasarkan keterangan Bulan Sabit Merah, 8 warga Palestina terluka akibat peluru tajam dalam pembubaran masa di perbatasan utara antara Gaza dan Israel, seperti dilansir Anadolu Agency.

Senin sore, ratusan warga Palestina menggelar demonstrasi di pantai utara Gaza untuk menuntut Israel agar membuka blokade laut terhadap Gaza.

Demonstrasi di pantai Gaza yang dipelopori Lembaga Tinggi Nasional Great March of Return tersebut dilakukan setiap hari Senin.

“Kami akan terus menggelar demonstrasi dengan cara damai hingga Israel memenuhi permintaan kami. “

Disaat yang sama, belasan perahu Kota Gaza, juga menuju ke pantai utara dalam rangka berpartisipasi dalam pawai tersebut.

Aksi protes tersebut bersamaan dengan negosiasi yang diupayakan Mesir untuk meralisasikan gencatan senjata antara Israel dan faksi Palestina.

Badan Intelijen Mesir yang menjadi mediator negosiasi tersebut dilaporkan telah membuat kemajuan signifikan.

Dalam perjanjian tersebut Israel diharuskan mengurangi tekanan terhadap Gaza dengan syarat warga Gaza menghentikan aksi protes yang terus berlanjut sejak 30 Maret lalu di perbatasan dimana hal ini menganggu keamanan pemukim Israel di sekitar Gaza.

Jalur Gaza adalah wilayah yang terisoliasi akibat blokade Israel yang telah berlangsung selama lebih dari 11 tahun.

Selain itu, Pemerintah AS bulan lalu juga menghentikan donasinya terhadap Badan Bantuan PBB untuk Pengungsi Palestina UNRWA yang merupakan tulang punggung sebagian besar rakyat Gaza.

Situasi sulit ini memaksa warga Gaza menggelar aski masal “Great March of Return”, menuntut Israel untuk menghapus blokade yang membuat warga Gaza sengsara serta memulangkan pengungsi Palestina ke tanah air.

Puluhan ribu warga Palestina yang tidak bersenjata dilaporkan berkumpul di perbatasan Gaza untuk menerobos pagar pembatas dan menembakkan layangan dan balon pembakar.

Sementara itu pasukan Israel menembaki para demonstran, wartawan dan tim medis secara membabi buta.

Serangan dan tindak kekerasan pasukan pertahanan Israel (IDF) terhadap warga Gaza sejak 30 Maret silam hingga saat ini diperkirakan menelan 210 korban jiwa.

Hingga saat ini ucaha gencatan senjata antara Gaza dan Israel masih terus dilakukan oleh pemerintah Mesir.

(T.RS/S:AnadoluAgency)

leave a reply