Uni Eropa dan PBB desak diakhirinya ketegangan di sekitar Jalur Gaza

Brussels, SPNA - Uni Eropa dan Perserikatan Bangsa-Bangsa pada hari Senin mendesak segera .....

BY adminEdited Tue,13 Nov 2018,10:38 AM

Brussels, SPNA - Uni Eropa dan Perserikatan Bangsa-Bangsa pada hari Senin mendesak segera diakhirinya ketegangan di sekitar Jalur Gaza.

Dalam sebuah pernyataan tertulis, Maja Kocijancic - juru bicara kepala kebijakan luar negeri Uni Eropa Federica Mogherini - mengatakan bahwa "peningkatan kekerasan di dalam dan sekitar Gaza selama jam-jam terakhir sangat memprihatinkan".

Ia menyebut penembakan roket tanpa pandang bulu dan tindakan lain seperti menargetkan warga sipil "tidak dapat diterima", Kocijancic mendesak segera menghentikan semua tindakan kekerasan.

"Uni Eropa mendesak kedua pihak untuk mundur dan menghindari tindakan lebih lanjut yang akan berkontribusi pada meningkatnya eskalasi, menempatkan kehidupan warga sipil dalam bahaya, dan membahayakan upaya baru-baru ini dalam mengurangi ketegangan," katanya.

Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres juga berbicara tentang Gaza dalam sebuah wawancara dengan France24 di Paris.

Guterres menyebutnya "situasi yang sangat mengkhawatirkan," yang menyatakan bahwa "penderitaan rakyat Gaza tidak terbayangkan".

Ketua PBB mengatakan bahwa ketegangan di Gaza harus dijinakkan secepat mungkin, dan memperingatkan bahwa jika tidak, hal itu bisa berubah menjadi "tragedi besar".

Jet tempur Israel pada Senin malam melanda posisi di Jalur Gaza yang diblokade dalam menanggapi peluncuran roket dari Gaza ke Israel selatan.

Tiga warga Palestina gugur dalam serangan Israel, sementara sembilan lainnya terluka, kata Kementerian Kesehatan Gaza.

Unit artileri dekat zona penyangga Gaza-Israel dilaporkan telah menargetkan konsentrasi aktivis Palestina di Gaza tengah, bersama dengan posisi perlawanan di kota Jabalia dan kota Deir al-Balah.

Helikopter tempur Israel, sementara itu, juga dilaporkan menargetkan beberapa posisi di Gaza selatan.

Dalam pernyataan bersama, faksi perlawanan Palestina mengumumkan bahwa mereka telah mulai menembakkan roket ke Israel selatan sebagai tanggapan atas serangan militer Israel ke Jalur Gaza selatan pada larut malam.

Pada Senin malam, militer Israel mengatakan telah mencatat peluncuran sedikitnya 200 roket dari Gaza, termasuk 60 yang diklaim dicegat oleh sistem pertahanan rudal Iron Dome Israel, sementara yang lainnya jatuh ke tanah kosong.

Setidaknya 19 orang Israel terluka, dengan satu - dilaporkan seorang tentara - dalam kondisi serius.

Pada Minggu malam, tujuh orang Palestina gugur - termasuk seorang komandan senior Hamas - ketika pasukan militer Israel melancarkan serangan darat ke Jalur Gaza selatan.

Seorang tentara Israel tewas dalam serangan itu dan seorang lainnya terluka, menurut tentara Israel.

(T.RA/S: Anandolu Agency)

leave a reply