Palestina tolak undangan konferensi AS di Polandia

Palestina menolak undangan yang disampaikan AS untuk menghadiri konferensi -yang akan membahas rencana perdamaian Israel-Palestina- di kota Warsawa.

BY adminEdited Sat,09 Feb 2019,10:57 AM

Washington, SPNA - Seorang pejabat senior AS, Jumat (08/02/2019), menyatakan bahwa para pejabat Palestina telah diundang ke sebuah konferensi AS tentang Timur Tengah yang diadakan oleh Polandia minggu depan. Tetapi, seperti diwartakan Reuters, para pejabat tinggi Palestina mengatakan mereka tidak akan hadir.

Pejabat administrasi senior itu mengatakan kepada wartawan, penasihat senior Gedung Putih Jared Kushner akan membahas rencana perdamaian antara Palestina dan Israel di acara tersebut.

Presiden Palestina Mahmoud Abbas telah meminta Amerika Serikat untuk membalikkan pengakuannya atas Yerusalem sebagai ibukota Israel dan pemotongan bantuan kepada Palestina. Sebab, hal ini telah merusak upaya untuk mencapai solusi dua negara atas konflik yang telah berlangsung lama.

"Sebagaimana tercatat, kami telah meminta Otoritas Palestina untuk mengirim perwakilan ke acara ini," kata pejabat AS itu.

Kushner, yang merupakan menantu Presiden AS Donald Trump, "akan membahas upaya pemerintah untuk memajukan perdamaian antara Israel dan Palestina dan juga mengumpulkan pertanyaan yang diajukan oleh hadirin," terang pejabat tersebut.

"Kami akan sangat menyambut perspektif Otoritas Palestina selama diskusi, tetapi saya ingin menekankan ini bukan negosiasi tetapi diskusi, dan kami berharap dapat mengembangkan percakapan yang konstruktif di Warsawa," tambahnya.

Kepala perunding Palestina Saeb Erekat dengan cepat menolak undangan itu. Ia menulis di Twitter. “Mengenai pernyataan bahwa kami telah diundang, kami dapat mengatakan bahwa hanya hari ini ada kontak dari pihak Polandia. Posisi kami tetap jelas. kami tidak akan menghadiri konferensi ini dan menegaskan kembali bahwa kami belum mengamanatkan siapa pun untuk berbicara atas nama Palestina."

Dalam tweet lain pada hari Jumat, Erekat mengatakan:Pemerintah AS menolak dirinya mensponsori proses perdamaian karena keputusannya yang bertentangan dengan hukum internasionalDalam tweet terpisah, Hussein Al-Sheikh, seorang pejabat senior Otoritas Palestina, juga menolak undangan itu, dengan mengatakan hanya Organisasi Pembebasan Palestina yang dapat berbicara atas nama rakyat Palestina.

Kushner telah mengerjakan rencana perdamaian selama lebih dari setahun. Acara di Warsawa akan menjadi salah satu kesempatan pertama di mana ia akan membahas rencana itu secara terbuka, meskipun ia tidak dijamin akan mengungkapkan rinciannya.

Departemen Luar Negeri mengatakan lebih dari 40 negara akan menghadiri konferensi di Warsawa dari 12-14 Februari.

(T.RA/S: MEMO)

leave a reply
Posting terakhir