UNRWA & Flandia memperbarui kemitraan selama tiga tahun

Flandria dan UNRWA menandatangani perjanjian tiga tahun (2019- 2021) dengan nilai EUR 479.000 guna mendukung layanan inti UNRWA.

BY adminEdited Thu,14 Mar 2019,12:39 PM

Brussels, SPNA - Bertempat di Brussels, Rabu (13/03/2019), Menteri-Presiden Flandria, Geert Bourgeois, dan Komisaris Jenderal Badan Bantuan dan Pekerjaan PBB untuk Pengungsi Palestina di Timur Dekat (UNRWA), Pierre Krähenbühl, menandatangani perjanjian tiga tahun (2019- 2021) dengan nilai EUR 479.000 untuk mendukung layanan inti UNRWA. Pemerintah Flandria menjamin pencairan awal pendanaan.

Perjanjian multi-tahun yang baru ini adalah yang ketiga antara UNRWA dan Pemerintah Flandria sejak 2010. Perjanjian ini merupakan batu loncatan penting menuju pendanaan yang diprediksi akan memungkinkan UNRWA untuk terus memberikan layanan tanpa gangguan kepada para pengungsi Palestina, termasuk pendidikan untuk 532.000 anak Palestina, pengungsi anak laki-laki dan perempuan di 715 sekolah UNRWA di Timur Tengah.

Pendidikan telah lama menjadi sektor prioritas bagi Pemerintah Flandria, yang tercermin dalam dukungannya terhadap "My Voice, My School", sebuah inisiatif yang memungkinkan siswa dari sekolah Flandria dan sekolah UNRWA di Suriah dan Gaza untuk bertukar dan berbagi pengalaman mereka.

Mengomentari penandatanganan perjanjian multi-tahun tersebut, Menteri-Presiden Bourgeois kembali menegaskan, “Komitmen kami adalah pengakuan yang jelas tentang perbedaan penting yang dibuat UNRWA terhadap kehidupan para pengungsi Palestina yang rentan dan stabilitas Timur Tengah. Sangat penting untuk berinvestasi dalam pendidikan guna menghindari hilangnya generasi."

Ia melanjutkan, "Bagi anak-anak pengungsi Palestina, ini berarti kemungkinan untuk terus berharap dan membangun masa depan mereka; tetapi itu juga berarti memerangi radikalisasi dan, karenanya, merupakan investasi dalam keamanan kita sendiri. Dengan keterkaitan global ini, kerja sama multilateral adalah satu-satunya pilihan."

Ia menegaskan, "mendukung UNRWA adalah tugas kemanusiaan kita, terlebih lagi mengingat meningkatnya kebutuhan kesehatan para pengungsi Palestina dan upaya UNRWA dan komunitas donor internasional yang luar biasa untuk mengatasi kekurangan finansial yang belum pernah terjadi sebelumnya.”

Selain menandatangani perjanjian multi-tahun dengan UNRWA, Flandria akan mendukung "Seruan Krisis Suriah UNRWA 2019" dengan bantuan senilai EUR 100.000.

“Dampak dari konflik Suriah bahkan lebih buruk pada pengungsi Palestina," katanya,

Menyatakan penghargaannya atas kontribusi ganda tersebut, Komisaris Jenderal UNRWA Krähenbühl menyatakan bahwa “UNRWA bangga dapat bermitra dengan Pemerintah Flandria dalam menangani kebutuhan pengungsi Palestina, khususnya melalui penyediaan layanan pendidikan, yang sangat penting untuk menjaga kelestarian harapan dan peluang untuk 532.000 anak perempuan dan laki-laki di 715 sekolah kami."

"Saya juga berterima kasih kepada Flandria atas penyediaan EUR 100.000 untuk 'Seruan Krisis Suriah UNRWA 2019' kami pada saat kritis ini,' tambahnya.

(T.RA/S: PNN)

leave a reply
Posting terakhir