Warga Palestina di Turki gelar konferensi persatuan Palestina

Warga Palestina di Turki, menggelar konferensi Palestina – Turki II dengan syiar “Persatuan adalah jalan menuju kemerdekaan. 400 tokoh Palestina di Turki dan Dubes Palestina di Ankara, Faed Mustafa hadir dalam konferensi yang digelar di Istanbul tersebut.

BY adminEdited Mon,15 Apr 2019,10:30 AM

Istanbul, SPNA - Warga Palestina di Turki, menggelar konferensi Palestina – Turki II dengan syiar “Persatuan adalah jalan menuju kemerdekaan.”

400 tokoh Palestina di Turki dan Dubes Palestina di Ankara, Faed Mustafa hadir dalam konferensi yang digelar di Istanbul tersebut, seperti dilansir Anadolu Agency, Minggu (14/04/2019).

Konferensi tersebut digelar menjelang deklarasi Deal of Century oleh Pemerintah AS yang diprediksi akan menguburkan mimpi kemerdekaan Palestina.

“Semakin hari situasi di Palestina semakin memanas. Namun rakyat masih terus berjuang melawan keangkuhan Israel yang ingin menghapus nama Palestina dari peta sejarah, ‘’ ujar Faed Mustafa dalam pidatonya.

“Hingga saat ini pasukan pendudukan Israel (IDF) semakin menjadi-jadi melakukan tindakan amoral dan pelanggaran hukum baik terhadap Gaza atau  Tepi Barat. Mereka juga tak malu membangun hunian ilegal di kota suci Yerusalem.”

Duta Besar Palestina tersebut juga menegaskan bahwa kota Al-Quds tidak untuk dijual.

6 Desember 2017 lalu, Donald Trump mendeklarasikan bahwa kota suci Al-Quds adalah ibukota Israel. Trump kemudian merelokasi kedubes AS yang sebelumnya beroperasi di Tel Aviv menuju kota suci umat Islam, Al-Quds.

Langkah ini menimbulkan kecaman dari masyarakat internasional khususnya Negara Islam.  Majelis Umum PBB sendiri dalam sidang darurat dengan dukungan 128 negara menolak langkah AS tersebut.

Kebijakan Trump yang melanggar hukum dan mengancam solusi dua Negara itu juga memaksa Palestina untuk menolak Deal of Century serta menolak posisi Amerika Serikat sebagai mediator perundingan damai Palestina – Israel yang berujung kepada pemutusan bantuan kepada Palestina dan UNRWA yang merupakan tulang punggung sebagian besar rakyat Palestina.

Meskipun demikian Palestina menyatakan sika tegas bahwa kota Al-Quds tidak untuk dijual.

Deal  of Century adalah solusi perdamaian yang dirumuskan Presiden AS Donald Trump untuk mengakhiri konflik di Palestina. Solusi tersebut menempatkan warga Palestina di luar wilayah tanah air mereka serta menghilangkah ‘’hak kembali’’ bagi warga Palestina yang sudah deportasi   ke  tanah air

Surat kabar Jerusalem Post melaporkan bahwa Deal of Century sama sekali tidak mendukung solusi dua Negara dan tidak mendukung kemerdekaan Palestina bersama dengan Israel.

(T.RS/S:AnadoluAgency)

leave a reply