Lebanon Adukan Israel ke Dewan Keamanan PBB

Menteri Luar Negeri dan Ekspatriat Lebanon dalam pemerintahan sementara Lebanon, Charbel Wahba, meminta Dewan Keamanan PBB untuk mengutuk Israel atas pelanggaran dan serangan-serangan ini dan segera menghentikannya demi menjaga stabilitas, keamanan, dan perdamaian di kawasan itu.

BY Mohamed AlhirtaniEdited Wed,13 Jan 2021,10:49 AM

Beirut, SPNA - Republik Lebanon menyampaikan keluhan resmi kepada Dewan Keamanan PBB dan Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa, Antonio Guterres, pada Selasa (12/01/2021). Hal ini dilakukan Lebanon karena pasukan pendudukan Israel terus-menerus melakukan pelanggaran dan serangan terhadap kedaulatan Lebanon.

Menteri Luar Negeri dan Ekspatriat Lebanon dalam pemerintahan sementara Lebanon, Charbel Wahba, meminta Dewan Keamanan PBB untuk mengutuk Israel atas pelanggaran dan serangan-serangan ini dan segera menghentikannya demi menjaga stabilitas, keamanan, dan perdamaian di kawasan itu.

Serangan-serangan tersebut dilakukan dengan pelanggaran udara dan batas laut Lebanon yang terus menerus dan serius selama beberapa hari terakhir ini. Pelanggaran dan serangan provokasi ini merupakan bentuk pelanggaran mencolok Resolusi Dewan Keamanan PBB 1701.

Pada akhir 2018 lalu, Menteri Luar Negeri Lebanon juga mengadukan pelanggaran hukum yang dilakukan Israel di wilayah Lebanon kepada Dewan Keamanan PBB. Menteri Luar Negeri, Jibran Bassel mengeluarkan pernyataan pengaduan terhadap  150 pelanggaran hukum Israel terhadap Lebanon di DK PBB, pada Rabu (05/12/2018).

Israel dan Lebanon memiliki sengketa perbatasan atas wilayah Laut Mediterania. Wilayah laut seluas sekitar 860 kilometer persegi ini diketahui kaya akan minyak dan gas. Selain hal ini, Israel juga memiliki masalah terkait isu pengungsi Palestina.

(T.NA/S: Paltoday)

leave a reply