Keamanan Libya Bekuk Pelaku Pembunuhan Terhadap Puluhan Imigran dari Etnis Bengali

Salah satu pelaku yang diklaim terlibat dalam pembunuhan 21 imigran Bengali berhasil ditangkap oleh keamanan Libya. Ia mengaku terlibat setelah menjalani interogasi.

BY Mohamed AlhirtaniEdited Tue,02 Mar 2021,10:22 AM

Tripoli, SPNA - Kementerian Dalam Negeri Libya, Senin (01/03/2021), mengumumkan penangkapan salah satu buronan yang dicari dalam kasus pembunuhan sejumlah imigran ilegal yang sebagian besar mereka berkebangsaan Bengali di kota Mizdah pada akhir Mei 2020 lalu.

Dalam sebuah pernyataannya, Kementerian menyatakan bahwa Departemen Investigasi Kriminal Direktorat Keamanan Garyan berhasil mengungkapkan kasus kejahatan yang menewaskan 21 orang berkebangsaan Bengali dan Afrika, yang terjadi di kota Mizdah.

Salah satu pelaku yang kemudian diketahui berasal dari Kota Mizdah, merupakan kelahiran tahun 1998. Ia akhirnya mengakui perbuatannya setelah menjalani interogasi.

Kementerian Dalam Negeri mengkonfirmasi bahwa pelaku tersebut akan dirujuk ke Departemen Investigasi Kriminal, berkoordinasi dengan Kantor Kejaksaan Agung Sesuai dengan instruksi Jaksa Penuntut Umum.

Dikutip dari Dw.com, 30 imigran ilegal, 28 Mei 2020 lalu, tewas terbunuh di Kota Mizdah. Aksi pembunuhan itu merupakan tindakan balas dendam atas terbunuhnya seorang warga setempat yang terlibat dalam sindikat perdagangan manusia. Ia dibunuh oleh para imigran yang sebagian besarnya berasal dari suku Bengali Bangladesh.

(T.HN/S: Arabic.rt)

leave a reply