Israel Tangkap 45 Mahasiswa Palestina Setelah Kunjungi Keluarga Montaser Shalaby

Ketika para mahasiswa pulang, pasukan khusus tentara pendudukan Israel yang menyamar, dengan dua kendaraan komersia mencegat perjalanan mahasiswa dan menahan mereka di pintu masuk Turmusaya sebelum menangkap dan membawa mereka ke tujuan yang tidak diketahui. Pasukan pendudukan Israel juga menyita bus yang mereka kendarai.

BY Mohamed AlhirtaniEdited Thu,15 Jul 2021,03:12 PM

Tel Aviv, SPNA - Pasukan pendudukan Israel, pada Rabu (15/07/2021), menangkap puluhan mahasiswa dan mahasiswi Universitas Birzeit, Tepi Barat, Palestina, setelah mereka mengunjungi keluarga narapidana Montaser Al-Shalabi, di kota Turmusaya, utara Ramallah di Tepi Barat yang diduduki.

Koordinator Asosiasi Islam Universitas Birzeit, Ismail Barghouti, menyatakan bahwa pasukan pendudukan Israel menangkap 45 mahasiswa dari universitas tersebut setelah kunjungan yang diselenggarakan oleh Asosiasi Islam dan Kader Mahasiswa Universitas Birzeit ke keluarga tawanan Shalabi.

Ketika para mahasiswa pulang, pasukan khusus tentara pendudukan Israel yang menyamar dengan dua kendaraan komersil mencegat perjalanan mahasiswa dan menahan mereka di pintu masuk Turmusaya sebelum menangkap dan membawa mereka ke tujuan yang tidak diketahui. Pasukan pendudukan Israel juga menyita bus yang mereka kendarai.

Walikota Turmusaya menjelaskan bahwa pasukan pendudukan mengeluarkan semua siswa dari bus, mengikat, menutup mata, mendudukkan mereka di tanah, dan memeriksa identitas sebelum akhirnya melakukan penangkapan.

Kamis lalu, pasukan pendudukan Israel meledakkan rumah tahanan, Montaser Al-Shalabi, setelah mereka memasang bom dan menghancurkannya menjadi puing-puing.

Al-Shalabi melakukan serangan penembakan heroik di pos pemeriksaan Za'tara pada awal Mei. Aksinya mengakibatkan seorang pemukim tewas dan dua lainnya terluka.

Pasukan pendudukan mengejar Shalabi selama seminggu, melalui operasi pencarian skala besar di daerah utara Ramallah dan selatan Nablus, sampai akhirnya mereka menangkapnya di sebuah rumah kosong di kota Silwad.

(T.FJ/S: RT Arabic)

leave a reply
Posting terakhir