Israel Buldoser Pemakaman Kanaan Terbesar di Palestina

“Ini merupakan serangan terang-terangan terhadap benda dan tempat peninggalan sejarah bangsa Palestina berdasarkan hukum internasional. Ini termasuk kejahatan perang terhadap rakyat dan sejarah Palestina,” ungkap Hassan Brijieh.

BY Mohamed AlhirtaniEdited Sat,17 Jul 2021,10:28 AM

Tel Aviv, SPNA - Pihak berwenang Israel, sebagaimana dilaporkan RT Arabic, pada Kamis (15/07/2021), telah memindahkan pemakaman Kanaan terbesar di Palestina, yang terletak di tanah kota Al-Khader, selatan Betlehem, Tepi Barat.

Direktur Komisi Perlawanan Tembok dan Aneksasi Palestina di Betlehem, Hassan Brijieh, mengatakan bahwa menurut laporan Israel, pemerintah pendudukan menghancurkan kompleks pemakaman selama kontruksi pembangunan dan perluasan jalan bypass No. 60 yang menghubungkan Yerusalem dan Hebron. Kawasan ini memiliki luas 4 dunum atau 0,4 hektare, yang terletak di kawasan Khilat Ayn al-Asafir, selatan kota Al Khader.

“Ini merupakan serangan terang-terangan terhadap benda dan tempat peninggalan sejarah bangsa Palestina berdasarkan hukum internasional. Ini termasuk kejahatan perang terhadap rakyat dan sejarah Palestina,” ungkap Hassan Brijieh.

Perluasan jalan pemukiman No. 60 telah berlangsung selama berbulan-bulan, yang menyebabkan perampasan ratusan hektare tanah Betlehem dan Hebron di kawasan yang membentang dari terowongan di utara hingga gunung Nabi Yunus di selatan.

Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), berulang kali menyatakan bahwa perluasan pemukiman dan perampasan tanah penduduk Palestina di Tepi Barat dan Yerusalem yang dilakukan Israel telah terang-terangan melanggar hukum internasional. PBB menyatakan bahwa aksi tersebut ilegal dan telah mendesak pemerintahan baru Israel untuk menghentikan aneksasi di Tepi Barat Palestina.

(T.FJ/S: RT Arabic)

leave a reply