Media Israel Ungkap Proposal Kesepakatan Pertukaran Narapidana Israel dan Hamas

Media Israel menunjukkan bahwa proposal Hamas telah disampaikan ke Israel melalui Mesir, tetapi sampai sejauh ini, Israel belum menanggapi inisiatif tersebut.

BY Mohamed AlhirtaniEdited Wed,28 Jul 2021,11:17 AM

Tel Aviv, SPNA - Saluran 12 Israel, sebagaimana dilansir Palinfo, pada Senin (26/07/2021), mengungkapkan rincian baru proposal terkait kesepakatan pertukaran tahanan antara Israel dan Hamas.

Hamas menawarkan pihak pemerintahan Israel, melalui mediator, kesepakatan dua tahap. Tahap pertama adalah pembebasan Hisham al-Sayed dan Avraham Megistu, dua warga sipil Israel yang ditawan dan informasi terkait nasib prajurit lainnya.

Setelahnya akan dilakukan negosiasi untuk mengembalikan tentara Israel yang hilang di Jalur Gaza dengan imbalan pembebasan tahanan Palestina, termasuk Marwan Barghouti.

Media Israel menunjukkan bahwa proposal Hamas telah disampaikan ke Israel melalui Mesir, tetapi sampai sejauh ini, Israel belum menanggapi inisiatif tersebut.

Saluran 12 Israel menyatakan bahwa setelah pelaksanaan tahap pertama, Hamas akan memberikan informasi tentang tentara Golden dan Shaul dengan imbalan pembebasan sebanyak 800 tahanan Palestina, termasuk Marwan Barghouti, semua tahanan wanita, dan 300 mayat para martir yang ditahan oleh Israel.

Hamas menahan empat orang Israel, termasuk dua tentara yang ditangkap selama perang di Gaza pada musim panas 2014. Sedangkan dua lainnya, mereka memasuki Gaza dalam keadaan yang tidak jelas. Hamas tidak mengungkapkan nasib keempat tahanan tersebut atau status kesehatan mereka.

Israel mengharuskan pengembalinan empat warganya, sebelum proses rekonstruksi dimulai di Jalur Gaza, yang merupakan rumah bagi lebih dari dua juta orang Palestina dan telah dikepung oleh Israel sejak musim panas 2006.

Sementara Hamas menolak isu proses rekonstruksi dikaitkan dengan pertukaran tahanan. Hamas bersikeras bahwa pertukaran tahanan Israel harus dikaitkan dengan isu yang sama yaitu pembebasan tahanan Palestina di penjara Israel.

(T.FJ/S: Palinfo, Anadolu Agency)

leave a reply
Posting terakhir

Kesepakatan Pertukaran Tawanan dengan Israel Paling Menonjol Masa ke Masa

Menurut (WAFA), pertukaran itu melibatkan Mesir, Yordania, Suriah dan Lebanon. Setiap negara melakukan transaksi secara terpisah, yang terakhir dengan Suriah pada bulan Juni di tahun yang sama. Dalam kesepakatan itu: Ada 156 tentara Israel di tangan Mesir, 673 tentara di tangan Yordania, 4 tentara di Suriah, dan 8 di Lebanon, sementara Israel menahan 1.098 tentara Mesir, 28 Saudi, 25 Sudan, 24 Yaman, 17 Yordania, 36 Lebanon, 57 Suriah, dan 5.021 Palestina.