Israel menginterogasi anak Palestina berusia 8 tahun asal Hebron

Ini menjadikannya sebagai anak Palestina ketiga yang dipanggil untuk diinterogasi dalam pekan ini.

BY adminEdited Fri,02 Aug 2019,11:29 AM

MEMO - Hebron

Hebron, SPNA - Pihak berwenang Israel, Kamis (31/07/2019), memanggil untuk diinterogasi seorang anak perempuan Palestina berusia delapan tahun asal Hebron, Tepi Barat yang diduduki. Ini menjadikannya sebagai anak Palestina ketiga yang dipanggil untuk diinterogasi dalam pekan ini.

Menurut sumber yang menyampaikan kepada kantor berita Palestina Wafa, tentara Israel menggerebek rumah warga Hebron, Shadi Sadr pada malam hari dan memberinya surat panggilan untuk putrinya yang berusia delapan tahun, Malak, untuk hadir di sebuah pusat interogasi. "Kejahatannya," kata ayahnya, "diduga melecehkan" pemukim Israel.

Insiden itu terjadi di tengah serentetan pemanggilan dan interogasi terhadap anak-anak Palestina yang sangat muda minggu lalu untuk sejumlah dugaan kejahatan, seperti melemparkan karton ke pasukan pendudukan dan "melecehkan" para pemukim dan proyek permukiman. Penangkapan pertama dilakukan terhadap Muhammad Rabi 'Elayyan yang berusia empat tahun pada hari Selasa. Berikutnya diberikan untuk ayah dari Qais Firas Obaid (6), penduduk lingkungan Yerusalem di Issawiya, dan menjadikannya sebagai yang kedua dalam kasusu ini.

Menurut kelompok HAM Defense for Children International, setidaknya 8.000 anak-anak Palestina telah ditangkap dan dituntut dalam sistem penahanan militer Israel sejak tahun 2000.

(T.RA/S: MEMO)

leave a reply