Parlemen Eropa Voting Kebijakan Pemotongan Bantuan untuk Pengungsi Palestina

Parlemen Eropa hari ini akan melakukan pemungutan suara terhadap rencana keluarnya Uni Eropa dari daftar negara donatur UNRWA.

BY Mohamed AlhirtaniEdited Tue,01 Oct 2019,02:24 PM

Brussels, SPNA - Duta Besar Alternatif Palestina untuk Uni Eropa, Adil Athiyyah, mengatakan bahwa Parlemen Eropa akan segera melakukan voting terhadap rencana pemutusan bantuan untuk pengungsi Palestina yang sebelumnya disalurkan melalui Badan PBB, UNRWA. Pengambilan keputusan akan berlangsung hari ini, Selasa (01/10/2019).

Dalam sebuah pernyataannya kepada salah satu media lokal Palestina, Vop.ps, Adil mengatakan pengambilan suara terbanyak ini merupakan tanggapan Parlemen Eropa terhadap usulan yang diajukan Partai Demokrat Kristen.

Ia menambahkan bahwa pihaknya telah melakukan usaha mencari dukungan baik ditingkat nasional maupun Arab, dengan harapan bahwa pemotongan bantuan tersebut tidak terjadi.

Jika Uni Eropa resmi keluar dari daftar negara donatur UNRWA, hal ini menurut Adil dapat bencana bencana besar bagi pengungsi, baik yang berada di dalam atau di luar Palestina.

Diyakini bahwa kebijakan Parlemen Eropa tersebut dipengaruhi oleh tekanan Diplomasi Israel dan Jewish Lobby.

Alasan dibalik penarikan bantuan itu adalah klaim bahwa pengelolaan dana UNRWA dinilai tidak baik dan tidak tepat sasaran.

Sebelumnya Amerika telah lebih dulu mengambil keputusan itu. Donald Trump bahkan juga mengajak negara lain untuk ikut memutuskan bantuan untuk Palestina.

Konspirasi di balik rencana Amerika adalah untuk menekan pemerintahan Palestina yang sangat bergantung pada bantuan luar negeri. Pemerintah diharapkan bersedia menerima tawaran perdamaian yang diajukan Washington, The Deal of Century. Sebuah tawaran perdamaian yang bisa dipastikan hanya akan menguntungkan pihak Israel.

(T.HN.S: Felesteen.ps)

leave a reply