Jepang Sumbang Lebih dari 11 Juta Dolar untuk Pengungsi Palestina

Sumbangan tersebut akan berkontribusi pada makanan, pendidikan dan sanitasi para pengungsi Palestina.

BY Mohamed AlhirtaniEdited Mon,23 Dec 2019,01:26 PM

Ramallah, SPNA - Pemerintah Jepang, Sabtu (21/12/2019), menandatangani dua perjanjian kontribusi sebesar 1.214.000.000 Yen Jepang (sekitar 11,15 juta dolar) dengan Badan Bantuan dan Pekerjaan PBB untuk Pengungsi Palestina di Timur Dekat (UNRWA).

Acara ini berlangsung di kota Ramallah yang turut dihadiri Perdana Menteri Mohammad Shtayyeh dan Keisuke Suzuki, Menteri Luar Negeri Jepang.

Dana senilai 600.000.000 Yen Jepang (5,51 juta dolar) akan memungkinkan UNRWA untuk terus memberikan bantuan makanan kepada 98.000 pengungsi Palestina di Jalur Gaza melalui Program Jaring Pengaman Sosial (SSNP) dan membantu mengurangi dari dampak kemiskinan dan kerawanan pangan bagi mereka yang paling membutuhkan.

Tambahan 614.000.000 Yen Jepang (5,64 juta dolar) akan berkontribusi pada pembangunan sekolah di Jalur Gaza yang akan memberikan 1.000 siswa akses ke pendidikan berkualitas. Kontribusi tambahan ini juga akan mendukung pembangunan sistem pembuangan limbah di kamp Ein el-Sultan di Tepi Barat untuk memperbaiki kondisi kehidupan di sana. Kedua proyek infrastruktur akan dilaksanakan sepanjang tahun 2020 dan 2021.

"Saya sangat senang berbagi dengan Anda bahwa Pemerintah Jepang telah memutuskan untuk memberikan kontribusi lebih dari 11 juta dolar kepada UNRWA pada saat yang kritis ini. Kami bertekad lebih dari sebelumnya untuk mengirim pesan kepada para pengungsi Palestina melalui bantuan ini bahwa 'Teman yang sesungguhnya ada pada saat dibutuhkan.' Jepang akan ada di sana bersama Anda. Pada saat wilayah tersebut mengalami krisis kemanusiaan yang serius," kata Duta Besar Jepang Magoshi.

Pejabat Komisaris Jenderal UNRWA, Christian Saunders, mengatakan, "Atas nama UNRWA, saya ingin mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Jepang atas kontribusinya yang mendukung para pengungsi Palestina yang rentan di Gaza dan Tepi Barat. Kami sangat menghargai dukungan ini yang datang di saat yang tepat ketika periode yang sangat berat bagi lembaga ini."

Pemerintah Jepang adalah donor yang berdedikasi untuk UNRWA, setelah mendukung Badan tersebut sejak tahun 1953. Pada tahun 2018, Pemerintah Jepang adalah penyumbang terbesar ke-10 bagi Badan tersebut, memainkan peran penting pada saat UNRWA menghadapi krisis eksistensial.

(T.RA/S: WAFA)

leave a reply