Pasukan Israel Serbu Masjid Al-Aqsa, 10 Warga Palestina Terluka, 3 Ditahan

Ini adalah hari Jumat ketiga secara berturut-turut dimana polisi Israel menyerbu Masjid Al-Aqsa dan menyerang jamaah setelah sholat subuh.

BY Mohamed AlhirtaniEdited Sat,01 Feb 2020,10:16 AM

Al-Quds, SPNA - Polisi Israel melukai 10 jamaah dan menahan tiga orang lainnya setelah menyerbu Masjid Al-Aqsa, al-Quds, Jumat pagi (31/01/2020), kata seorang pejabat, seperti dilaporkan Anadolu Agency.

Polisi Israel memaksa masuk ke dalam masjid dan menembakkan peluru logam berlapis karet ke jamaah dan pejabat Lembaga Wakaf Islam Yerusalem, sebuah organisasi yang bertanggung jawab untuk mengawasi situs-situs Islam dan Kristen di kota itu.

Ini adalah hari Jumat ketiga secara berturut-turut dimana polisi Israel menyerbu Masjid Al-Aqsa dan menyerang jamaah setelah sholat subuh.

Ribuan warga Palestina melakukan sholat subuh di Masjid Al-Aqsa, untuk menegaskan pengabdian mereka terhadapnya dan penolakan mereka terhadap serangan Israel.

Israel telah menduduki Yerusalem Timur (al-Quds) selama perang Timur Tengah 1967.

Dalam sebuah langkah yang tidak pernah diakui oleh komunitas internasional, Israel mencaplok seluruh kota pada tahun 1980, mengklaimnya sebagai ibu kota negara "abadi dan tidak terbagi" yang diproklamirkan oleh negara Yahudi.

Suci bagi umat Islam, Kristen, dan Yahudi, Yerusalem adalah rumah bagi Masjid Al-Aqsa, yang bagi umat Islam mewakili situs tersuci ketiga di dunia. Orang-orang Yahudi menyebut daerah itu sebagai "Temple Mount," mengklaimnya sebagai situs dari dua kuil Yahudi terkemuka di zaman kuno. Kompleks ini juga mencakup Gereja Makam Suci, salah satu situs Kristen paling suci di dunia.

(T.RA/S: MEMO)

leave a reply