Israel: 180.000 Warga Tuntut Tunjangan Pengangguran Akibat Virus Corona

Ini terjadi setelah mereka kehilangan pekerjaan akibat keputusan yang diambil oleh pemerintah untuk mengurangi penyebaran virus corona.

BY Mohamed AlhirtaniEdited Thu,19 Mar 2020,02:43 PM

Tel Aviv

Tel Aviv, SPNA - Dalam kurun 12 jam, lebih dari 60.000 warga Israel telah terdaftar untuk mendapatkan tunjangan pengangguran. Ini terjadi setelah mereka kehilangan pekerjaan akibat keputusan yang diambil oleh pemerintah untuk mengurangi penyebaran virus corona. Hal ini pula membuat jumlah total orang yang mencari bantuan keuangan dari awal bulan ini menjadi 180.000.

Yedioth Ahronoth melaporkan pada hari Rabu (19/03/2020) bahwa 60.000 warga Israel "Telah mendaftar untuk mendapatkan tunjangan pengangguran."

Surat kabar itu menjelaskan bahwa, sejak awal Maret, jumlah orang yang mendaftar untuk mendapatkan tunjangan pengangguran telah mencapai 180.000. Aplikasi pengangguran diajukan ke National Insurance Institute of Israel, yang merupakan institusi pemerintah.

Puluhan ribu karyawan telah cuti tanpa dibayar selama setidaknya satu bulan, sesuai dengan instruksi yang dikeluarkan oleh Kementerian Kesehatan Israel, dalam upaya untuk membatasi penyebaran virus corona.

Ribuan karyawan kehilangan pekerjaan karena penutupan hotel, kedai kopi, dan pusat perbelanjaan.

Jumlah itu kemungkinan akan meningkat jika pemerintah Israel memberlakukan karantina sehari penuh di negara itu.

Hingga Rabu pagi, Covid-19 telah menginfeksi lebih dari 198.000 orang di 167 negara, hampir 8.000 di antaranya telah meninggal - kebanyakan di China, Italia, Iran, Spanyol, Korea Selatan, Jerman, Prancis, dan AS.

Pandemi global virus corona telah memaksa banyak negara untuk menutup perbatasan mereka, menangguhkan penerbangan, membatalkan banyak acara dan mencegah pertemuan publik, termasuk shalat Jumat dan sholat berjamaah.

(T.RA/S: MEMO)

leave a reply
Posting terakhir