Al-Aqsa Dan Perang Antar Agama

Al-Quds, SPNA - Orang-orang Arab dan Yahudi mungkin sudah menyadari bahwa perang agama telah terbuka lebar, di mana api perang tersebut dapat menjalar ke seluruh sinagog Yahudi di seluruh dunia.

BY Nasser Al-Lahm BY adminEdited Tue,18 Jul 2017,02:48 PM
حائط البراق

SPNA - Gaza City

Al-Quds, SPNA - Orang-orang Arab dan Yahudi mungkin sudah menyadari bahwa perang agama telah terbuka lebar, di mana api perang tersebut dapat menjalar ke seluruh sinagog Yahudi di seluruh dunia.

 

Pasca kegagalan aturan larangan azan di Al-Quds oleh parlemen, Israel dengan sombongnya kembali berulah dengan melakukan pembagian Masjid Ibrahim antara warga Yahudi dan Muslim. Hal ini berhasil digagalkan tanpa bantuan negara Islam, Liga Arab atau negara-negara kaya yang melakukan hubungan rahasia dengan Israel.

 

Karena itu Israel dengan cepat menjadikan serangan di Al-Quds Jumat lalu sebagai langkah untuk membagikan al-Aqsa antara umat Islam dan Yahudi. Langkah tersbeut terlihat nyata melalui pemasangan gerbang elektrik.

 

Israel berniat ingin membendung ribuan masyarakat Palestina yang menunaikan sholat di Al-Aqsa dimana merekalah yang berhasil menggagalkan program partai-partai Zionis dan pengusung perang agama seprti Gilad Erden, Lieberman dan Naftali Bennet.

 

Israel saat ini sedang mengaktifkan bom waktu yang dapat mengancam seluruh warga dan sinagog Yahudi di seluruh dunia.  Intelijen Israel tahu betul bahwa peninggalan dan situs sejarah keagamaan bukan panggung politik tapi mesiu yang tidak boleh diganggu.

 

Ketika kembali dari Beijing nanti Mahmoud Abbas akan melihat skenario terbaru yang akan dimainkan Israel. Otoritas Palestina akan ditekan habis-habisan oleh Israel karena aksi penembakan tiga pemuda Al-Quds pada Jumat lalu, persis seperti  skenario terhadap Yasser Arafat.

 

Saat ini tokoh dan gerakan keagamaan dituntut untuk membuktikan kepada masyarakat Palestina bahwa mereka siap untuk membela Al-Quds melalui langkah-langkah berikut:

Melakukan pertemuan darurat antara petinggi Palestina.

Menghentikan perpecahan dan konflik internal.

Mendeklarasikan pemerintahan bersatu secepat mungkin.

Mendukung warga, partai poliitk dan Otoritas Palestina di Al-Quds.

Mendukung setiap keputusan bersama dan tidak membuat keputusan sendiri.

 

Penerjemah: Rizky Syahputra

leave a reply