Raja Salman tegaskan dukung kemerdekaan Palestina dengan Al-Quds sebagai ibukotanya

Riyad, SPNA  - Raja Salman Bin Abdul Aziz dalam pertemuannya dengan Presiden Palestina Mahmoud Abbas di Riyad Rabu, (20/12/2017) ....

BY adminEdited Thu,21 Dec 2017,09:28 AM

Riyad, SPNA  - Raja Salman Bin Abdul Aziz dalam pertemuannya dengan Presiden Palestina Mahmoud Abbas di Riyad Rabu, (20/12/2017) menegaskan bahwa Arab Saudi akan terus mendukung berdirinya negara Palestina dan Al-Quds menjadi ibukotanya.

Dalam pertemuan tersebut Raja Salman kembali menegaskan Arab Saudi akan terus membela kepentingan dan hak rakyat Palestina dalam mendirikan negara merdeka.

Abbas juga menjelaskan kepada Raja Salman perkembangan situasi di Al-Quds serta langkah-langkah yang  dilakukan untuk melindungi kota suci tersebut pasca deklarasi AS.

Abbas juga memuji sikap konsisten Arab Saudi serta dunia internasional yang mendukung Palestina dan menolak deklarasi AS.

Sebelumnya Raja Salman dalam sidang Dewan Syura Minggu lalu menegaskan pentingnya mendukung hak-hak rakyat Palestina termasuk hak untuk mendirikan negara merdeka.

Arab Saudi juga menyesalkan keputusan AS terkait Al-Quds. Keputusan tersebut mencerminkan sikap bias AS terhadap hak-hak bangsa Palestina.

Abbas tiba di Arab Saudi Selasa malam dalam kunjungan resmi untuk bertemu Raja Salman dan putra Mahkota Mohamamd bin Salman, seperti dilansir surat kabar resmi Palestina, Wafanews.

Keputusan Trump pada 6 Desember lalu bertentangan dengan tradisi kebijakan pemerintah AS selama bertahun-tahun, serta memicu gelombang demonstrasi di seluruh dunia.

Selain itu Keputusan Trump juga mendapatkan respon negatif dari organisasi Yahudi ‘’Neturei Karta’’ yang menyatakan bahwa zionis bukan bagian dari Yahudi.

Berdasarkan resolusi Dewan Keamanan PBB (DK PBB) nomor 478 pada tanggal 20 Agustus 1980 , deklarasi Israel bahwa Al-Quds ibukota Yahudi adalah ilegal. Resolusi tersebut disahkan dengan persetujuan 14 negara DK PBB.

Tahun 2016 lalu UNESCO juga menetapkan  bahwa Al-Quds adalah hak warga Palestina dan Israel tidak memiliki hubungan  apapun dengan kota suci tersebut. (T.RS/S:Skynews)

leave a reply
Posting terakhir