Lieberman mengundurkan diri dari jabatan menteri pertahanan

Yerusalem, SPNA - Menteri Pertahanan Israel Avigdor Lieberman pada hari Rabu (14/11/2018) mengundurkan diri dari jabatannya,

BY adminEdited Thu,15 Nov 2018,11:37 AM

Yerusalem, SPNA - Menteri Pertahanan Israel Avigdor Lieberman pada hari Rabu (14/11/2018) mengundurkan diri dari jabatannya, satu hari pasca gencatan senjata tercapai antara faksi perlawanan Palestina dan Israel.

"Saya tidak mencari alasan untuk berhenti," kata Lieberman pada konferensi pers.

Dia mengutip bahwa kesepakatan gencatan senjata pada hari Selasa di Jalur Gaza dan dana Qatar untuk wilayah Palestina yang diblokade sebagai alasan pengunduran dirinya.

"Apa yang kami lakukan sekarang sebagai sebuah negara adalah membeli ketenangan jangka pendek dengan biaya keamanan jangka panjang kami," katanya. "Saya tidak setuju untuk mengizinkan masuknya uang Qatar (ke Gaza), dan saya harus mengizinkan hanya setelah perdana menteri mengumumkannya. "

Menjelang konferensi persnya, Lieberman mengumumkan pengunduran dirinya pada pertemuan tertutup anggota partainya Yisrael Beiteinu, menurut Otoritas Penyiaran Israel.

"Saya di sini untuk secara resmi mengumumkan pengunduran diri saya sebagai menteri pertahanan," katanya seperti dikutip. "Apa yang terjadi kemarin - kesepakatan dengan Hamas - adalah menyerah pada teror; tidak ada interpretasi lain," kata Lieberman.

Pengunduran diri menteri pertahanan garis keras tersebut dapat menyebabkan pembubaran Knesset (parlemen Israel), menurut sumber yang dekat dengan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu.

Kelompok perlawanan Palestina Hamas telah menyatakan pengunduran diri Lieberman sebagai "kemenangan politik" bagi Jalur Gaza.

"Pengunduran diri Lieberman adalah kemenangan politik untuk Gaza, yang keteguhannya telah berhasil menyebabkan guncangan politik di arena pendudukan Israel," kata jurubicara Hamas Sami Abu Zuhri di Twitter.

"(Pengunduran diri) jtersebut uga merupakan tanda kekalahan dan ketidakberdayaan dalam menghadapi perlawanan Palestina," tambahnya.

Sejak Minggu, setidaknya 14 warga Palestina telah gugur - oleh serangan udara dan artileri Israel - di Jalur Gaza yang diblokade. Setidaknya satu perwira Israel dilaporkan tewas dan lainnya terluka.

Pada Selasa malam, gencatan senjata yang ditengahi Mesir dicapai antara Israel dan kelompok-kelompok perlawanan Palestina yang berbasis di Gaza.

(T.RA/S: Anadolu Agency)

leave a reply
Posting terakhir