KTT Tunisia serukan negara Arab bersatu dan dukung penuh Palestina

Pemimpin Negara Arab dalam KTT tersebut menolak menjadikan batas negara sebagai harga perdamaian seperti yang dilakukan AS terhadap Golan. Selain itu mereka juga menentang intervensi Iran terhadap urusan dalam negeri di Negara Arab. Mereka menegaskan bahwa kebijakan Iran.

BY adminEdited Mon,01 Apr 2019,02:05 PM

Tunis, SPNA - KTT  Liga Arab ke 30 di Tunisia, Minggu (31/03/2019) menentang keras kedaulatanIsrael terhadap Dataran Tinggi golan yang diduduki.

KTT tersebut membahas 20 persoalan di negara Arab,diantaranya krisis di Palestina, Golan, Libya dan Yaman, dukungan terhadap ekonomi Sudan serta kasus intervensi Iran dalam urusan dalam negeri Arab.

Pemimpin Negara Arab dalam KTT tersebut menolak menjadikan batas negara sebagai harga perdamaian seperti yang dilakukan AS terhadap Golan. Selain itu mereka juga menentang intervensi Iran terhadap urusan dalam negeri di Negara Arab. Mereka menegaskan bahwa kebijakan Iran melanggar prinsip bertetangga dan aturan yang telah ditetapkan PBB.

Dalam pernyataan akhir, mereka juga menegaskan dukungan penuh terhadap Palestina serta posisi Al-Quds sebagai ibukota Yerusalem.

Presiden Tunisia

Presiden Tunisia, Beji Caid El-Sebsi yang memimpin KTT tersebut menyerukan negara Arab untuk bersatu. “Kita harus menghapus perpecahan. Tantangan yang dihadapi di seluruh Negara Arab terlalu besar untuk ditangani sendiri. Kita tidak punya pilihan selain bekerjasama dan saling percaya satu sama lain,” tegasnya.

El-sebsi juga menekankan bahwa dukungan terhadap Palestina sangat krusial yang harus menjadi agenda utama Liga Arab. Dengan ini kita menyampaikan pesan yang jelas bahwa stabilitas di kawasan dan dunia akan dicapai melalui penyelesaian yang adil dan komprehensif terhadap Palestina.

Selain itu,  El-sebsi menegaskan juga bahwa wilayah Golan milik Suriah melalui dukungan penuh dari masyarakat internasional.

Amir Kuwait

Sementara itu, Amir Kuwait, Sheikh Sabah Al-Ahmad Al-Jaber Al-Mubarak Al-Sabah mengatakan dalam pidatonya: “Kita sedang menghadapi tantangan serius. Negara Arab harus serius menghadapi situasi ini dengan  menghilangkan perpecahan.”

Amir Kuwait juga menegaskan bahwa pangakuan AS terhadap Dt.Golan  akan membahayakan perdamaian serta melanggar hukum internasional.

Disaat yang sama Raja Abdullah II, menegaskan bahwa Yordania akan terus memainkan perannya dalam melindungi dan mempertahankan Yerusalem.

(T.RS/S:RtArabic)

leave a reply
Posting terakhir

Titah Sekjen PBB di forum KTT Arab di Tunisia

Sekjen PBB, Antonio Guterres, mengatakan satu satunya inisitif untuk menghentikan konflik Palestina-Israel adalah dengan melaksanakan Solusi Dua Negera. Terkait Suriah, Ia mengajak semua pihak untuk menghormati batas kedaulatan masing-masing negara.