250 Seniman Dunia Tandatangani Petisi Anti Blokade Israel

Ratusan seniman internasional suarakan kecaman mereka terhadap blokade Israel. Mereka meminta negara internasional untuk memberikan tekanan kepada Yahudi tersebut.

BY Mohamed AlhirtaniEdited Sun,17 May 2020,12:56 PM

Tepi Barat, SPNA - 250 seniman dari berbagai dunia, seperti dilansir media lokal Palestina, Palinfo, Sabtu (16/05), menandatangani petisi anti blokade Israel terhadap Gaza. Hal itu tidak lepas dari ancaman corona yang juga telah merebak ke salah satu wilayah Palestina tersebut.

Petisi yang dimaksud diposting melalui sebuah alamat website Liftthesiege.com. Di antara mereka yang telah memberikan dukungannya, Peter Gabriel (penyanyi dan penulis lagu Inggris), Massive Attack (grup band asal Inggris), Naomi Klein (penulis Kanada), Ken Loach (film maker Inggris), Viggo Mortensen (aktor Amerika) dan Taha Adnan (penyair, Brussel).

Dalam petisi dituliskan bahwa sejak beberapa waktu lalu Sekjen PBB, Antoni Guterres telah mengatakan bahwa Gaza akan menjadi tempat yang tidak layak dihuni menjelang tahun 2020, akibat blokade. Kondisnya tentu semakin berbahaya dengan adanya  covid-19.

Rumah sakit di Palestina, sebelum corona mewabah, juga sering kali mengalami kekurangan obat-obatan dan peralatan medis. Kondisi tersebut disebabkan penutupan perbatasan yang dilakukan Israel. Entitas Yahudi tersebut bahkan membatasi pengiriman obat-obatan dan bantuan kemanusiaan lainnya.

Blokade Israel terhadap Gaza pertama kali berlangsung pada tahun 2006. Selama 13 tahun blokade, Israel sudah tiga kali melancarkan serangan militernya dalam skala besar. Ribuan warga sipil meninggal dan sebagian besar infrastruktur umum lumpuh.

(T.HN/S: Palinfo)

leave a reply