Israel: Alasan Peluncuran Roket Akibat Cuaca Buruk dan Petir adalah Kebohongan

Seorang analis militer di surat kabar Yediot, mengatakan bahwa Israel dan Hamas ingin mengakhiri insiden berbahaya yang terjadi pada malam Minggu setelah beberapa roket ditembakkan ke arah Israel mengingat peristiwa tersebut disebabkan cacat teknis akibat petir.

BY Mohamed AlhirtaniEdited Mon,16 Nov 2020,09:33 AM

Yerussalem, SPNA – Mantan Menteri Pertahanan Israel, Moshe Ya'alon, Minggu (15/11/2020). mengomentari peluncuran roket dari Jalur Gaza, dengan menyebut alasan cuaca buruk dan petir di balik peristiwa tersebut sebagai sebuah kebohongan.

“Petir? Ini bohong. Jihad Islam adalah pihak yang berada di balik (serangan) roket itu," nilai Ya’alon.

Seorang analis militer di surat kabar Yediot, mengatakan bahwa Israel dan Hamas ingin mengakhiri insiden berbahaya yang terjadi pada malam Minggu setelah beberapa roket ditembakkan ke arah Israel mengingat peristiwa tersebut disebabkan cacat teknis akibat petir.

Sumber-sumber Ibrani mengklaim beberapa roket yang ditembakkan dari Jalur Gaza, mengarah ke permukiman Ashkelon, Ashdod, Palmakhim, Rishon Letzion, dan Gush Dan, di daerah selatan Tel Aviv. Sirene bahaya terdengar di kawasan tersebut. Sementara itu, sejumlah pemukim menyebut mendengar ledakan setelah menyaksikan peluncuran roket dari Jalur Gaza.

Koresponden Saluran Channel 13 Israel mengkonfirmasi bahwa setidaknya ada enam roket yang ditembakkan dari Jalur Gaza, beberapa di antaranya mendarat di Ashkelon dan Ashdod, selatan Tel Aviv. Ledakan juga terdengar di Rishon LeZion, selatan Tel Aviv.

Pesawat Israel pada Minggu subuh melakukan serangan balasan ke kota Rafah, di selatan Jalur Gaza. Paltoday melaporkan bahwa helikopter Israel membom sebuah titik kontrol lapangan dengan dua rudal di lingkungan Al-Nahda, sebelah timur Rafah. Pesawat tersebut juga mengebom lahan pertanian di timur Rafah.

Satu artileri Israel menargetkan titik kontrol lapangan, timur Kota Gaza, dan yang kedua di kota Beit Lahia, di Jalur Gaza.

(T.NA/S: Paltoday)

leave a reply