Liga Arab Kecam Pelanggaran Israel atas Hak-hak Suci Islam di Palestina

Sekretaris Abu Ali meminta komunitas internasional untuk segera turun tangan bertanggung jawab dan mengambil tindakan praktis yang diperlukan. Abu Ali meminta komunitas tidak hanya puas pada pernyataan untuk mewajibkan pemerintah pendudukan Israel menghentikan pelanggaran berat atas tempat-tempat suci dan kebijakan merusak kebebasan beribadah.

BY Mohamed AlhirtaniEdited Tue,12 Jan 2021,09:44 AM


Yerusalem, SPNA - Liga Arab, pada Senin (11/01/2021), mengutuk eskalasi agresi pasukan pendudukan Israel terhadap situs-situs suci, yang memberlakukan kebijakan penuh tekanan yang dipaksakan terhadap tempat-tempat suci Palestina..

Liga Arab menganggap pelanggaran pendudukan terhadap kesucian, khususnya Masjid Al-Aqsha dan Masjid Ibrahimi, sebagai pelanggaran terhadap kesucian dan kebebasan beribadah di Palestina.

Asisten Sekretaris Jenderal Liga Negara-negara Arab dan Kepala Sektor Palestina dan Wilayah Pendudukan, Dr. Saeed Abu Ali, memperingatkan konsekuensi mengerikan dari kejahatan pendudukan Israel terhadap kesucian tempat suci, melakukan pelecehan dan mencemarkan nama baik tempat-tempat suci Palestina, akan mengancam timbulnya perang agama di seluruh wilayah.

Sekretaris Abu Ali meminta komunitas internasional untuk segera turun tangan bertanggung jawab dan mengambil tindakan praktis yang diperlukan. Abu Ali meminta komunitas tidak hanya puas pada pernyataan untuk mewajibkan pemerintah pendudukan Israel menghentikan pelanggaran berat atas tempat-tempat suci dan kebijakan merusak kebebasan beribadah.

Abu Ali meminta agar memberikan perlindungan yang diperlukan sejalan dengan hukum internasional dan mengambil keputusan legitimasi internasional yang relevan dengan menegaskan status kesucian tempat-tampat Islam maupun Kristen di Palestina, dan pentingnya menjaga status sejarah dan hukum mereka.

(T.NA/S: Paltoday)

leave a reply
Posting terakhir

Liga Arab Kecam Pembangunan Hunian Ilegal Israel

Sekretaris Jenderal Liga Arab, Ahmed Aboul Gheit mengecam pernyataan Menteri Luar Negeri AS,  Mike Pompeo bahwa Amerika Serikat tidak tidak lagi menganggap permukiman Israel di Tepi Barat bertentangan dengan hukum.