Penurunan Suhu Ekstrem Landa Negara-Negara Arab

Al-Hussaini mengindikasikan bahwa salju akan turun di negara-negara ini dari sedang hingga lebat, terutama di dataran tinggi, selain badai dan badai petir dengan kategori yang sama; sedang ke berat. Ia juga memperkirakan bahwa penurunan suhu tersebut akan berlangsung selama beberapa hari dan diikuti oleh angin dan hujan lebat.

BY Mohamed AlhirtaniEdited Wed,17 Feb 2021,10:50 AM

Riyadh, SPNA - Pakar Cuaca dan Iklim Arab Saudi, Abdul Aziz Al-Hussaini, pada Selasa (16/02), memperkirakan bahwa Turki, Suriah, Lebanon, Palestina, dan Yordania akan mengalami penurunan suhu drastis, mulai dari Rabu (17/02), dan dampaknya akan mencapai Arab Saudi.

Al-Hussaini mengindikasikan bahwa salju akan turun di negara-negara ini dari sedang hingga lebat, terutama di dataran tinggi, selain badai dan badai petir dengan kategori yang sama; sedang ke berat. Ia juga memperkirakan bahwa penurunan suhu tersebut akan berlangsung selama beberapa hari dan diikuti oleh angin dan hujan lebat.

Dia juga menunjukkan kemungkinan bahwa dampak penurunan suhu tersebut akan meluas ke Arab Saudi dan beberapa negara Teluk, memprediksikan efeknya akan berhenti pada suhu antara 4 hingga 6 derajat, dengan salju di beberapa daerah, seperti di wilayah Al-Jawf dan Tabuk.

Dalam konteks ini, perlu dicatat bahwa wilayah timur Libya dalam beberapa hari terakhir juga terpapar penurunan suhu yang berasal dari Siberia, di mana salju turun di wilayah Pegunungan Hijau disertai dengan penurunan suhu yang signifikan.

(T.NA/S: RT Arabic)

leave a reply