Asosiasi Penulis Palestina Berbelasungkawa atas Wafatnyanya Anis AL-Naqqash

Penulis dan pengamat politik senior dunia Arab, Anis Al-Naqqasyh hembuskan nafas terakhir pada usia 70 tahun setelah terjangkit corona. Ucapan bela sungkawa deras mengalir dari Palestina untuknya atas jasa membela tanah jajahan Israel tersebut.

BY Mohamed AlhirtaniEdited Tue,23 Feb 2021,10:08 AM

Ramallah, SPNA - Sekjen Asosiasi Penulis Palestina, Murad As-Sudani, Senin (22/02/2021), mengucapkan belasungkawa atas meninggalnya salah satu penulis tersohor di dunia Arab dan merupakan pemikir serta pengamat politk senior, Anis  Al-Naqqash. Ia meninggal di Ibu Kota Suriah, Damaskus, setelah dilaporkan terinfeksi Corona, Senin (22/02/2021).

Kepergian Anis, menurut ketua persatuan penulis Palestina tersebut, merupakan kerugian besar bagi Palestina. Pasalnya, Anis merupakan seorang penulis, pengamat sekaligus aktivis yang giat membela Arab dan Palestina.

Murad juga ikut menyampaikan belasungkawa kepada seluruh warga Lebanon dan keluarga mendiang yang ditinggalkan. Serta untuk para pecinta Anis yang ada di seluruh dunia.

Ucapan duka cita juga datang dari Hamas di Gaza. Dalam sebuah pernyataan tertulisnya, Hamas mengatakan bahwa warga negara Arab baru saja kehilangan salah satu pahlawan sejati dan pemilik suara lantang dalam memperjuangkan hak-hak rakyat. Serta penentang terhadap seluruh konspirasi Yahudi di wilayah regional Arab.

Anis kecil lahir di Beirut tahun 1951. Sejak remaja ia sudah sering mengikuti berbagai aksi demonstrasi massa.

Pada tahun 1968, secara diam-diam ia diketahui memilih afiliasi Fatah dan bergabung dengan organisasi tersebut.  Di tubuh Fatah, ia pernah menempati beberapa jabatan penting.

Ia juga pernah merasakan dunia penjara di Prancis karena berusaha membunuh Perdana Menteri Iran Shapour Bakhtiar, dan kemudian di bebaskan pada tahun 1990.

(T.HN/S: Wafa.ps)

leave a reply