UNRWA Bagikan 40 Dolar kepada 180 Ribu Pengungsi Palestina

UNRWA adalah badan khusus PBB yang mengurusi bantuan dan pengembangan manusia pengungsi Palestina. Mandat UNRWA meliputi orang-orang Palestina yang terlantar akibat Perang Palestina 1948 dan konflik-konflik berikutnya, serta keturunan mereka. Pada 2019, lebih dari 5,6 juta penduduk Palestina terdaftar di UNRWA sebagai pengungsi.

BY 4adminEdited Tue,05 Oct 2021,03:02 PM

  

  1. Gaza, SPNA - Badan Bantuan PBB untuk Pengungsi Palestina (UNRWA), pada Senin (04/10/2021), mengumumkan penyaluran bantuan tunai kepada pengungsi Palestina di Gaza. Masing-masing keluarga pengungsi akan memperoleh bantuan, yang hanya diterima sekalai saja, sebesar 40 dollar AS.

Sebagaimana dilansir Palestina Today, UNRWA menyatakan bahwa mulai Senin, UNRWA akan mendistribusikan sebesar 40 dolar AS kepada para pengungsi Palestina yang paling membutuhkan, sebagai bantuan tunai untuk satu kali saja.

UNRWA menjelaskan bahwa sekitar 180.000 pengungsi Palestina, atau sekitar 39.000 keluarga pengungsi, akan mendapat manfaat dari bantuan tunai ini. UNRWA akan berkomunikasi lebih lanjut dengan para keluarga penerima bantuan tersebut.

UNRWA menjelaskan bahwa keluarga penerima bantuan dipilih berdasarkan kriteria jumlah banyaknya anggota keluarga, keluarga yang dikepalai oleh seorang wanita atau anak di bawah umur atau pria tua, dan adanya individu penyandang disabilitas atau menderita penyakit.

Selain itu, kriteria selanjutnya ditujukan kepada keluarga yang belum pernah menerima bantuan tunai, dan tidak ada anggota keluarga yang bekerja pada pekerjaan dinas tetap.

Para pengungsi di Jalur Gaza menderita kondisi ekonomi yang sulit, akibat pengetatan pengepungan dan pembatasan layanan yang diberikan kepada warga.

UNRWA adalah badan khusus PBB yang mengurusi bantuan dan pengembangan manusia pengungsi Palestina. Mandat UNRWA meliputi orang-orang Palestina yang terlantar setelah pecah perang akibat pendirian negara Israel di tanah Palestina pada 1948 dan konflik-konflik berikutnya, serta keturunan mereka.

Pada saat itu, lebih 760 ribu penduduk Palestina mengungsi dan diusir pasukan pendudukan Israel atau dipaksa keluar dari rumah dan tanah mereka. Pada 2019, lebih dari 5,6 juta penduduk Palestina terdaftar di UNRWA sebagai pengungsi.

UNRWA mempekerjakan lebih dari 30.000 orang, yang mayoritasnya merupakan pengungsi Palestina dan sejumlah kecil staf internasional. Tujuan awalnya untuk menyediakan lapangan kerja dan bantuan langsung kepada pengungsi Palestina, mandatnya kemudian diperluas dengan mencakup sektor pendidikan, kesehatan, dan layanan sosial.

UNRWA beroperasi di lima wilayah: Yordania, Lebanon, Suriah, Jalur Gaza dan Tepi Barat, termasuk Yerusalem Timur, bantuan untuk pengungsi Palestina di luar lima wilayah ini disediakan oleh Komisaris Tinggi PBB untuk Pengungsi (UNHCR).

(T.FJ/S: Palestina Today)

  

leave a reply