Komite Pemilu Aljazair tetapkan Abdel Majid Tebboune sebagai presiden terpilih

Komite Pemilu Aljazair menetapkan Abdel Majid Tebboune sebagai pemenang pemilu presiden. Warga yang menolak pelaksanaan pemilu melakukan unjuk rasa di sejumlah kota.

BY Mohamed AlhirtaniEdited Sat,14 Dec 2019,10:06 AM

Algir, SPNA – Komite Pemilu Aljazair, Jumat (13/12/2019), menetapkan Abdel Majid Tebboune, Mantan Perdana Menteri Aljazair,  sebagai presiden terpilih. Dalam pemilihan umum yang berlangsung Kamis (12/12) tersebut, Tebboune berhasil mengantongin 58 persen suara warga yang memilih.

Komite Pemilu Aljazair menjelaskan bahwa persentase warga yang memilih hanya mencapai 41,14 persen. Namun demikian jumlah tersebut sudah cukup untuk mengesahkan hasil pemilu.

Sedangkan warga yang menolak pemilu, mereka menggelar unjuk rasa di jalanan Ibu Kota dengan membawa poster dan meneriakkan yel-yel pemboikotan. Militer huru-hara langsung bergerak cepat memisahkan ribuan warga yang ingin berkumpul di satu titik.

Demonstrasi lainnya juga berlangsung di Kota Constantine dan Tizi Ouzou. Warga menilai kondisi politik Aljazair yang belum stabil tidak cocok untuk menggelar pemilihan umum.

Sejak 22 Februari lalu Aljazaiar dihadapkan pada badai demonstrasi yang selalu turun setiap hari Jumat. Mereka menuntut pemerintah melakukan perubahan total yang dapat menjamin kehidupan lebih baik bagi warga.

(T.HN/S: Aljazeera)

leave a reply
Posting terakhir

Demonstran AlJazair boikot  pemilu presiden

Warga Aljazair menuntut pembatalan pemilu presiden yang akan berlangsung April mendatang. Hal tersebut untuk memaksa Presiden Bouteflika agar tidak berniat bertahan lima periode di kursi kepresidenan.