Benjamin Netanyahu jalani pemeriksaan Covid-19

Perdana Menteri Benjamin Netanyahu ikut melakukan tes infeksi virus yang telah terjangkit ke 200 Yahudi Israel. Namun demikian belum ada laporan terkait hasil uji kesehatan itu.

BY Mohamed AlhirtaniEdited Mon,16 Mar 2020,10:56 AM

Tel Aviv, SPNA - Kantor Perdana Menteri Israel menyebutkan bahwa Benjamin Netanyahu, kemarin (Minggu, 15/03) menjalani pengujian virus Corona (Covid-19) sebagai tindakan pencegahan.

Dalam laporan dinyatakan bahwa Netanyahu tidak menunjukkan gejala virus apa pun sebelum ia diuji. Selain Netanyahu pemeriksaan juga dilakukan kepada sejumlah pegawai yang berada di Kantor PM IIsrael tersebut, lapor Reuters.

Namun demikian, tidak disebutkan informasi apa pun tentang hasil tes yang dijalaninya.

Kementerian Kesehatan Israel mengkonfirmasi peningkatan jumlah korban yang terinfeksi virus Corona. Jumlah korban saat ini berada pada angka 200.

Channel 12 Israel melaporkan bahwa di antara kasus baru, 7 di antaranya berasal dari satu keluarga. 178 lainnya disebutkan dalam kondisi kesehatan yang baik, 11 dalam kondisi sedang, sementara dua kasus berada pada kondisi serius.

Jumlah korban yang meninggal akibat Corona di seluruh dunia telah mencapai lima ribuan orang. Sedangkan yang terinfeksi berjumlah 135 ribu, dan berhasil sembuh sebanyak 70 ribu jiwa.

Di Palestina sendiri, meski belum tercatat satupun kasus kematian, Kemenkes Palestina mengumumkan bahwa jumlah korban yang dipastikan positif Corona sudah mencapai 38 orang.

Badan Kesehatan Dunia atau World Health Organization (WHO) pada tanggal 11 Maret beberapa hari lalu meningkatkan status Corona sebagai pandemi. Status bagi penyakit yang tersebar luas serta berpengaruh pada banyak sektor kehidupan masyarakat dunia.

(T.HN/S: Arabic.Sputniknews)

leave a reply
Posting terakhir

WHO Tetapkan COVID-19 Sebagai Pandemi

Virus corona (COVID-19), yang muncul di China pada bulan Desember, telah menyebar ke seluruh dunia, menghentikan industri, membuat penerbangan terhenti, sekolah ditutup dan memaksa berbagai kegiatan olahraga dan konser ditunda.