Israel memulai latihan kesiagaan darurat nasional

Tepi Barat, SPNA - Latihan militer skala besar guna meningkatkan kesiagaan dalam keadaan darurat di semua pusat komando dan basis Pasukan Pertahanan Israel (IDF), ...

BY adminEdited Mon,12 Mar 2018,10:47 AM

Tepi Barat, SPNA - Latihan militer skala besar guna meningkatkan kesiagaan dalam keadaan darurat di semua pusat komando dan basis Pasukan Pertahanan Israel (IDF), serta di antara penduduk sipil, dimulai pada hari Minggu pagi (11/03/2018).

IDF mengatakan bahwa tujuan latihan Staf Umum ini adalah untuk melatih komandan utama dalam berbagai skenario darurat dan perang, dan memperdalam kesiapan dan dialog operasional antara berbagai pusat komando.

Latihan ini bukan bagian dari latihan gabungan IDF dan Angkatan Darat Amerika Serikat, latihan Juniper Cobra 2018, yang saat ini sedang berlangsung. Selama seminggu, latihan akan diadakan di beberapa lokasi di seluruh negeri.

Tujuan latihan ini adalah memperbaiki kesiapan semua tubuh di Israel dari tingkat nasional sampai tingkat individu untuk keadaan darurat. Seperti tahun-tahun sebelumnya, penekanan diberikan pada pelatihan pasukan Front Depan Komando bekerjasama dengan Otoritas Keadaan Darurat Nasional, pemerintah daerah, organisasi keamanan dan penyelamatan, sistem pendidikan, dan organisasi publik dan swasta.

Juru bicara IDF menekankan bahwa latihan tersebut direncanakan jauh sebelumnya sebagai bagian dari program pelatihan untuk tahun 2018.

Sirene akan terdengar di seluruh negeri pada hari Selasa, pukul 11.05 dan 7.05, sebagai bagian dari latihan kesiapsiagaan darurat. Tidak ada peringatan akan dikirim ke perangkat pribadi penduduk di dekat perbatasan Gaza selama latihan pada pukul 7:05. Namun platform peringatan nasional dan peringatan radio akan diaktifkan.

Sirene akan melatih warga sipil untuk segera mencapai tempat aman yang telah ditentukan sebelumnya jika terjadi keadaan darurat, seperti serangan rudal, dan juga untuk memeriksa keadaan sistem peringatan yang menggunakan sirene.

Sebagai bagian dari latihan, institusi pendidikan dan taman kanak-kanak juga akan berlatih membawa siswa ke lokasi yang aman saat terjadi serangan. Selain itu, kantor pemerintah dan lembaga publik juga akan melatih karyawan untuk mengungsi ke tempat yang aman selama latihan.

(T.RA/S: Israel National News)

leave a reply