Israel tutup penyebrangan komersial Gaza akibat serangan layang-layang dan balon pembakar

Yerusalem, SPNA - Perdana Menteri Benjamin Netanyahu, Senin (09/07/2018), menyatakan bahwa Israel akan menutup perbatasan Kerem Shalom dengan Gaza akibat pembakaran lahan oleh .....

BY adminEdited Tue,10 Jul 2018,12:48 PM

Yerusalem, SPNA - Perdana Menteri Benjamin Netanyahu, Senin (09/07/2018), menyatakan bahwa Israel akan menutup perbatasan Kerem Shalom dengan Gaza akibat pembakaran lahan oleh layang-layang dan balon pembakar yang dikirim ke Israel dalam beberapa pekan terakhir.

"Dalam kesepakatan dengan menteri pertahanan, kami akan bertindak dengan tegas dalam melawan rezim Hamas di Jalur Gaza," kata Netanyahu.

Juru bicara Hamas Fawzi Barhoum menyebut langkah tersebut sebagai "kejahatan baru terhadap kemanusiaan" yang bertentangan dengan hukum internasional dan hak asasi manusia.

Netanyahu mengatakan bahwa ini bukan satu-satunya langkah yang diambil Israel untuk melawan ancaman tersebut, tetapi menolak untuk menjelaskan lebih rinci. "Sementara untuk Gaza, saya sudah mengatakan kepada Anda bahwa saya tidak punya niat untuk mengumumkan secara prematur semua langkah yang kami ambil," kata perdana menteri itu kepada para anggota parlemen Likud. "Akan ada langkah lain yang tidak akan saya detailkan."

Dalam beberapa pekan terakhir ladang dan hutan Israel di dekat perbatasan Gaza telah dibakar oleh layang-layang pembakar dan balon-balon berisi helium yang diluncurkan dari Jalur Gaza. Beberapa balon membawa alat peledak kecil dengan taktik baru.

Israel telah menuduh Hamas memicu terjadinya kekerasan sebagai upaya untuk memalingkan masyarkat dari isu krisis energi dan ekonomi yang melanda wilayah tersebut.

Kerem Shalom adalah satu-satunya persimpangan untuk barang menuju Jalur Gaza. Ada dua perlintasan lain yang penggunaannya terbatas. Persimpangan Erez digunakan hanya untuk manusia dan penyeberangan Rafah, yang berbatasan dengan Mesir, terbuka dari waktu ke waktu untuk memungkinkan lewatnya barang dan bahan bangunan.

Kantor juru bicara IDF mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa penyeberangan sedang ditutup "mengingat meningkatnya aksi terorisme dan upaya teror lainnya" yang dipimpin oleh Hamas, dan langkah tersebut telah direkomendasikan kepada Netanyahu oleh Kepala Staf IDF Gadi Eisenkot.

Persimpangan tersebut akan ditutup untuk semua barang kecuali bantuan kemanusiaan seperti makanan dan obat-obatan, ungkap IDF, dan menambahkan bahwa pasokan tersebut akan diizinkan masuk ke Gaza hanya atas dasar persetujuan kasus per kasus oleh koordinator pemerintah setempat.

"Tidak akan ada impor atau ekspor barang apa pun ke dan dari Jalur Gaza," kata pernyataan tersebut.

Para nelayan Gaza juga akan dibatasi untuk menangkap ikan hanya enam mil laut, bukan sembilan mil seperti yang diizinkan pada musim ini hingga Senin, kata IDF.

Menteri Pertahanan Avigdor Lieberman mengatakan, dia telah memerintahkan langkah-langkah yang lebih ketat diambil di semua penyeberangan.

"Mereka membakar padang rumput dan ladang setiap hari," kata Lieberman, dan menambahkan bahwa luas seluruh daratan yang telah dibakar oleh layang-layang pembakar dan perangkat pembakar lainnya kurang lebih menyamai wilayah daratan kota-kota Israel seperti Netanya dan Rehovoth.

"Kami tidak berniat untuk mengambillangkah ini dan melanjutkan dengan cara ini. Saya menyarankan agar mereka menghentikan kebakaran dan provokasi di sepanjang perbatasan," kata Lieberman.

"Pada hari-hari mendatang kami akan membuatnya lebih sulit di semua penyeberangan...Saya telah memerintahkan IDF untuk mengambil langkah (untuk hal itu)," tambahnya.

Mohammed Abu Jiyab, seorang ahli ekonomi Gaza dan editor sebuah majalah pada subjek mengatakan penutupan Kerem Shalom "akan menyebabkan runtuhnya ekonomi yang sudah mengalami krisis, banyak bisnis bangkrut di Jalur Gaza, dan PHK yang akan meningkatkan jumlah pengangguran."

Pada hari Kamis, layang-layang dan balon pembakar menghanguskan sekitar 750 hektar (3.000 dunam) lahan Israel di wilayah Negev. Tujuh kebakaran lainnya terjadi di wilayah Shaar Hanegev. Kebakaran juga menghanguskan di beberapa titik di wilayah perbatasan Gaza, termasuk di Beeri dan Kissufim.

(T.RA/S: Haaretz)

leave a reply
Posting terakhir