Cina menyediakan bantuan senilai US $ 2 juta untuk UNRWA

Badan Bantuan dan Pekerjaan PBB untuk Pengungsi Palestina di Timur Dekat (UNRWA) mengumumkan bahwa Republik Rakyat Cina menyediakan dana senilai US $ 2,35 juta. Bantuan itu bertujuan untuk mendukung permohonan darurat lembaga tersebut untuk wilayah pendudukan Palestina (oPt).

BY adminEdited Sun,23 Dec 2018,09:26 AM

MEMO - Gaza

Gaza, SPNA - Badan Bantuan dan Pekerjaan PBB untuk Pengungsi Palestina di Timur Dekat (UNRWA) mengumumkan bahwa Republik Rakyat Cina menyediakan dana senilai US $ 2,35 juta. Bantuan itu  bertujuan untuk mendukung permohonan darurat lembaga tersebut untuk wilayah pendudukan Palestina (oPt).

Dalam sebuah pernyataan, Jumat (21/12/2018), UNRWA mengatakan, "Kami menghargai sumbangan sebesar US $ 2,35 juta dari Republik Rakyat Cina dalam mendukung seruan permohonan bantuan untuk wilayah Palestina."

Lembaga itu menambahkan, "Sumbangan dari Cina ini berupa pemberian bantuan darurat dan kritis pangan selama bulan Oktober hingga Desember 2018 kepada sekitar satu juta pengungsi Palestina, yang berada dalam kondisi kemiskinan ekstrim di Gaza," sebagai bagian dari bantuan pangan darurat keempat lembaga tersebut.

Kepala Kantor Perwakilan Republik Rakyat Cina untuk Otoritas Palestina (PA), Guo Wei, berkata mengenai pengumuman itu, “Cina memandang peran UNRWA sangat penting dalam meringankan kondisi kemanusiaan pengungsi Palestina. "

"Cina menghargai pekerjaan yang dilakukan oleh UNRWA di bidang kesehatan, pendidikan, dan layanan dasar lainnya, dan itulah alasan mengapa pemerintah Cina memberikan kontribusi tambahan senilai dua juta dolar kepada UNRWA tahun ini," tambahnya.

Direktur Operasi UNRWA di Gaza, Matthias Shamali, mengatakan bahwa Cina selalu menjadi pendukung UNRWA, dan tahun ini Cina telah memberikan bantuan tambahan untuk program makanan darurat UNRWA di Gaza, pada saat lembaga itu menghadapi defisit dana kritis.

Dia menambahkan, "Cina tetap merupakan donor penting dan berharga bagi UNRWA, dan saya ingin menyampaikan terima kasih yang tulus kepada mereka atas komitmen berkelanjutan mereka kepada lembaga ini dan para pengungsi Palestina."

Meskipun Cina telah lama menjadi pendukung UNRWA, sumbangan yang diberikannya kepada lembaga ini pada tahun ini telah meningkat secara signifikan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Ini terjadi di tengah kekurangan yang signifikan dalam pendanaan UNRWA setelah Presiden AS Donald Trump mengumumkan pada awal tahun ini bahwa ia akan menghentikan semua dukungan AS untuk lembaga itu, yang menyebabkan Cina meningkatkan pendanaannya ke tingkat yang belum pernah terjadi sebelumnya.

(T.RA/S: MEMO)

leave a reply